ACEH BESAR – Sebanyak 800 hekatare sawah di Kabupaten Aceh Besar, Provinsi Aceh, mengalami kekeringan. Para petani di wilayah tersebut terancam gagal panen.
Kepala Dinas Pertanian Aceh Besar, Jakfar mengatakan, kekeringan ini tersebar di tiga kecamatan. Yakni di Kecamatan Kuta Cot Glie dengan luas sekitar 600 hektare dan sisanya tersebar di Seulimuem dan Baitussalam.
“Sawah milik petani yang terancam gagal panen akibat kekeringan. Namun masih bisa diselamatkan dengan memenuhi kebutuhan air dengan metode pompanisasi,” kata Jakfar di Kabupaten Aceh Besar, Provinsi Aceh, Minggu (28/2/2021).
Dia mengatakan, untuk mengatasi kekeringan tersebut, pihaknya menggunakan metode pompanisasi pada daerah-daerah yang memiliki sumber air.
“Salah satu langkah yang kita ambil adalah membantu ketersediaan air dengan pompanisasi yang mesinnya dibantu dari provinsi dan kabupaten,” ujar dia.
Selain itu, Kementerian Pertanian telah meninjau langsung ke areal persawahan milik petani yang mengalami kekeringan tersebut. Pemerintah pusat pun berencana ikut membantu pompanisasi areal persawahan itu.
Dia menambahkan, sawah yang mengalami kekeringan tersebut merupakan sawah tadah hujan dan pihaknya akan mengevaluasi kembali jadwal tanam guna mengantisipasi kerugian petani akibat kekeringan.
sumber : iNews.id