Sabtu, Januari 24, 2026
Mitra TaniKu
  • Login
  • Info Kementan
  • Mitra Tani
  • Pasar Tani
  • Gapoktan Tani
  • Farming
No Result
View All Result
  • Info Kementan
  • Mitra Tani
  • Pasar Tani
  • Gapoktan Tani
  • Farming
No Result
View All Result
Mitra TaniKu
No Result
View All Result
Home Mitra Tani

Pemkab Gunung Kidul Galakkan Penanaman Kedelai

admin by admin
26 Januari 2021
in Mitra Tani
0
Pemkab Gunung Kidul Galakkan Penanaman Kedelai
0
SHARES
15
VIEWS

Gunung Kidul: Pemerintah Kabupaten Gunung Kidul, Daerah Istimewa Yogyakarta, menggalakan penanaman kedelai baik pada musim hujan maupun musim tahap kedua dan musim kemarau dalam rangka mendukung pemerintah mengurangi impor kedelai.

Kasie Produksi Tanaman Pangan Dinas Pertanian dan Pangan (DPP) Gunung Kidul Adinoto mengatakan secara keseluruhan pada musim tanam pertama, luas tanam kedelai di Gunung Kidul seluas 142 hektare.

“Pada musim kedua penanaman akan ditingkatkan menjadi sebanyak 3.000 hektare melalui pengembangan kedelai bantuan pemerintah,” kata Adinoto, dikutip dari Antara, Rabu, 13 Januari 2021.

Pada musim kedua nanti, lanjut Adinoto, akan ditambah dengan pertanaman swadaya. Sehingga diharapkan target produksi kedelai di Gunung Kidul pada 2021 sebanyak mencapai 5.000 ton wose dapat tercapai.

Adapun kedelai yang dipanen pertama di 2021 dilaksanakan oleh P4S Amulat Kelurahan Bleberan. Kedelai yang dipanen berjenis Dega-1.

Kepala Dinas Pertanian dan Pangan Gunung Kidul Bambang Wisnu Broto mengatakan varietas Dega-1 merupakan kedelai unggul hasil persilangan kedelai jenis Grobogan dan jenis Malabar. Kedelai Dega-1 memiliki umur panen 70 hari, berbiji besar, dengan potensi hasil 3,1 ton wose per hektare.

“Harapannya, kedelai baru ini dapat disukai para petani,” harap Bambang Wisnu.

RELATED POSTS

Dorong Pertanian Modern, Koperasi Tani Bena’an Bagikan Lahan kepada 251 Anggota

Harga Pupuk Subsidi di Kotabumi Masih di Atas HET, Petani Tertekan

Gunungkidul Gencarkan Penanaman Kedelai | Harianjogja.com
Sejumlah petani memanen kedelai Dena-1 di Dusun Sri Koyo, Desa Bleberan, Kecamatan Playen


Sementara itu, Pengelola P4S Amulat Sumari mengatakan luas kedelai yang dipanen mencapai satu hektare. Lahan ini merupakan kebun percontohan P4S Amulat. Hasil ubinan dari Kedelai Dega-1 menunjukkan hasil 2,8 ton berat polong, atau jika dikonversi menjadi 1,55 ton wose.

“Hasil ini memang belum optimal dikarenakan ditanam secara tumpangsari dengan jagung dan ubi kayu. Meski demikian secara pendapatan petani akan lebih tinggi karena masih mendapat hasil dari jagung dan ubi kayu. Apalagi saat ini harga kedelai konsumsi mencapai Rp10 ribu kilogram,” kata Sumari.  

Continue Reading
ShareTweetSendShare
admin

admin

Related Posts

Dorong Pertanian Modern, Koperasi Tani Bena’an Bagikan Lahan kepada 251 Anggota

Dorong Pertanian Modern, Koperasi Tani Bena’an Bagikan Lahan kepada 251 Anggota

by salma hn
26 Mei 2025
0

Nunukan — Koperasi Produsen Tani Bena’an Kesultanan Tidung Bulungan (KOPTAN BKTB) menyerahkan secara simbolis 251 lembar fotokopi Surat Pernyataan Pelepasan...

Harga Pupuk Subsidi di Kotabumi Masih di Atas HET, Petani Tertekan

Harga Pupuk Subsidi di Kotabumi Masih di Atas HET, Petani Tertekan

by salma hn
26 Mei 2025
0

Kotabumi — Ketidaksesuaian harga pupuk subsidi kembali mencuat di wilayah Kabupaten Lampung Utara, tepatnya di dua kecamatan, yakni Kotabumi dan...

Kementan Kukuhkan 26 Duta Muda Pertanian 2025, Dorong Kemandirian Pangan Lewat Generasi Muda

Kementan Kukuhkan 26 Duta Muda Pertanian 2025, Dorong Kemandirian Pangan Lewat Generasi Muda

by salma hn
5 Mei 2025
0

BOGOR — Dalam upaya mendorong regenerasi petani dan mempercepat kemandirian pangan nasional, Kementerian Pertanian (Kementan) melantik 26 Duta Muda Pertanian...

Kementan dan BUMN Pangan Kolaborasi untuk Perkuat Ketahanan Pangan Nasional

Kementan dan BUMN Pangan Kolaborasi untuk Perkuat Ketahanan Pangan Nasional

by salma hn
1 November 2024
0

InfoMitraTani.com - Dalam pertemuan koordinasi strategis antara Kementerian Pertanian (Kementan) dan Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Pangan, Menteri Pertanian Andi...

Ketersediaan Pupuk Bersubsidi Cukup untuk Musim Tanam Okmar di Pangkep

Ketersediaan Pupuk Bersubsidi Cukup untuk Musim Tanam Okmar di Pangkep

by salma hn
7 Oktober 2024
0

InfoMitraTani.com - Kebutuhan pupuk untuk musim tanam Oktober-Maret (Okmar) di Kabupaten Pangkajene dan Kepulauan, Sulawesi Selatan, dipastikan cukup mencukupi. Pada...

Next Post
Kementan Gencar Lakukan Operasi Pasar Kedelai di Wilayah Jabar

Kementan Gencar Lakukan Operasi Pasar Kedelai di Wilayah Jabar

Kementan: Ekspor Sarang Walet Makin Diminati  dan Nilainya Terus Meningkat

Kementan: Ekspor Sarang Walet Makin Diminati dan Nilainya Terus Meningkat

0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Login
Notify of
guest

guest

0 Comments
Oldest
Newest Most Voted
Inline Feedbacks
View all comments

Paling Terpopuler

  • Professor Ngabalin, bersama Vice Presiden Busan University of Foreign Studies (BUFS) Korea Selatan Prof. Kwon, Sun-Hee, Ph . D

    Prof. Dr. Ali Mochtar Ngabalin: Indonesia Harus Hadir di Dunia sebagai Teladan Transformasi Sosial

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Petani Kabupaten HSU Berharap Harga Pupuk Turun

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Kementan Genjot Potensi Lahan Sawah Tadah Hujan Di Blora

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Kapolri: Layani dan Lindungi, Serta Perhatikan Rasa Keadilan Masyarakat

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Ratusan hektar tanaman padi terancam gagal panen di P. Bandar

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Feed Twitter Infomitratani

© Copyright Infomitratani Team All Rights Reserved

No Result
View All Result
  • Homepages
    • Homepage Layout 1
    • Homepage Layout 2
  • National

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Create New Account!

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
wpDiscuz