Rabu, September 16, 2026
Mitra TaniKu
  • Login
  • Info Kementan
  • Mitra Tani
  • Pasar Tani
  • Gapoktan Tani
  • Farming
No Result
View All Result
  • Info Kementan
  • Mitra Tani
  • Pasar Tani
  • Gapoktan Tani
  • Farming
No Result
View All Result
Mitra TaniKu
No Result
View All Result
Home Mitra Tani

Harga beras di Petani turun, kok di konsumen malah naik?

admin infomitratani by admin infomitratani
3 Maret 2021
in Mitra Tani
0
Padi

Ilustrasi

0
SHARES
16
VIEWS

RELATED POSTS

Kakorlantas Polri: Pengaturan Area Kerja Galian Ditata Demi Kelancaran Pengguna Jalan

Dorong Pertanian Modern, Koperasi Tani Bena’an Bagikan Lahan kepada 251 Anggota

Jakarta – Badan Pusat Statistik (BPS) melaporkan harga beras pada Februari 2021 turun di tingkat petani dibandingkan bulan sebelumnya (month to month/mtm), tetapi justru semakin mahal di tingkat konsumen.

Harga gabah di tingkat petani turun 3,31% mtm. Sementara tingkat penggilingan juga lebih rendah 0,08%. Di level grosir, beras alami kenaikan 0,05% dan tingkat eceran yang dijual ke konsumen ada kenaikan 0,20%.

Namun dikarenakan tipisnya perubahan harga, maka harga beras masih dianggap stabil. “Bisa disimpulkan harga beras stabil dan kita harap tetap stabil di 2021,” kata Kepala BPS Suhariyanto dalam konferensi pers virtual, Senin (3/1/2021).

Kecuk, sapaan akrabnya, mengatakan pada beberapa wilayah sudah terlihat adanya panen. Walaupun diperkirakan musim panen baru akan terjadi di April 2021.

“Kita lihat beberapa wilayah sudah masuk wilayah panen yang jatuh pada Maret dan April,” ujarnya.

Akan tetapi ada permasalahan akibat tingginya curah hujan yang mengganggu kualitas gabah. Maka dari itu, harga gabah di tingkat petani lebih rendah.

“Karena kadar air meningkat menjadi 19%. Karena pasokan sudah mulai banyak dan adanya penurunan kualitas gabah menyebabkan GKP alami penurunan,” jelas Kecuk.

Diketahui, Nilai Tukar Petani (NTP) tercatat turun 0,15% menjadi 103,10 pada Februari 2021 dibandingkan dengan bulan sebelumnya . Ini disebabkan semakin rendahnya nilai tukar pada subsektor tanaman pangan dan peternakan.

Sementara itu Nilai Tukar Usaha Pertanian (NUPT) juga alami penurunan 0,27% menjadi 103,72. Penyebabnya juga berada pada subsektor yang sama.

sumber : CNBC Indonesia 

Tags: harga beraskonsumen naikturun
ShareTweetSendShare
admin infomitratani

admin infomitratani

Related Posts

Kakorlantas Polri: Pengaturan Area Kerja Galian Ditata Demi Kelancaran Pengguna Jalan

Kakorlantas Polri: Pengaturan Area Kerja Galian Ditata Demi Kelancaran Pengguna Jalan

by salma hn
4 Juni 2026
0

JAKARTA — Kepala Korps Lalu Lintas (Kakorlantas) Polri, Irjen Pol. Drs. Agus Suryonugroho, S.H., M.Hum., bersama jajaran memimpin langsung inspeksi...

Dorong Pertanian Modern, Koperasi Tani Bena’an Bagikan Lahan kepada 251 Anggota

Dorong Pertanian Modern, Koperasi Tani Bena’an Bagikan Lahan kepada 251 Anggota

by salma hn
26 Mei 2025
0

Nunukan — Koperasi Produsen Tani Bena’an Kesultanan Tidung Bulungan (KOPTAN BKTB) menyerahkan secara simbolis 251 lembar fotokopi Surat Pernyataan Pelepasan...

Harga Pupuk Subsidi di Kotabumi Masih di Atas HET, Petani Tertekan

Harga Pupuk Subsidi di Kotabumi Masih di Atas HET, Petani Tertekan

by salma hn
26 Mei 2025
0

Kotabumi — Ketidaksesuaian harga pupuk subsidi kembali mencuat di wilayah Kabupaten Lampung Utara, tepatnya di dua kecamatan, yakni Kotabumi dan...

Kementan Kukuhkan 26 Duta Muda Pertanian 2025, Dorong Kemandirian Pangan Lewat Generasi Muda

Kementan Kukuhkan 26 Duta Muda Pertanian 2025, Dorong Kemandirian Pangan Lewat Generasi Muda

by salma hn
5 Mei 2025
0

BOGOR — Dalam upaya mendorong regenerasi petani dan mempercepat kemandirian pangan nasional, Kementerian Pertanian (Kementan) melantik 26 Duta Muda Pertanian...

Kementan dan BUMN Pangan Kolaborasi untuk Perkuat Ketahanan Pangan Nasional

Kementan dan BUMN Pangan Kolaborasi untuk Perkuat Ketahanan Pangan Nasional

by salma hn
1 November 2024
0

InfoMitraTani.com - Dalam pertemuan koordinasi strategis antara Kementerian Pertanian (Kementan) dan Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Pangan, Menteri Pertanian Andi...

Next Post
Foto: Lahan padi terdampak akibat banjir bandang di Dompu (detikcom)

65 Ha Lahan Padi Rusak Akibat Banjir Bandang di Dompu NTB

Sawah di Kecamatan Padaherang Pangandaran terendam banjir.

Ratusan Ha Sawah Pangandaran Kebanjiran, Petani: Nggak Ada Solusi

0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Login
Notify of
guest

guest

0 Comments
Oldest
Newest Most Voted
Inline Feedbacks
View all comments

Paling Terpopuler

  • Professor Ngabalin, bersama Vice Presiden Busan University of Foreign Studies (BUFS) Korea Selatan Prof. Kwon, Sun-Hee, Ph . D

    Prof. Dr. Ali Mochtar Ngabalin: Indonesia Harus Hadir di Dunia sebagai Teladan Transformasi Sosial

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Petani Kabupaten HSU Berharap Harga Pupuk Turun

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Kementan Genjot Potensi Lahan Sawah Tadah Hujan Di Blora

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Kapolri: Layani dan Lindungi, Serta Perhatikan Rasa Keadilan Masyarakat

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Rencana Impor 22.500 Ton Beras dari Kamboja: Upaya Pemerintah untuk Menjaga Ketersediaan Stok Beras

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Feed Twitter Infomitratani

© Copyright Infomitratani Team All Rights Reserved

No Result
View All Result
  • Homepages
    • Homepage Layout 1
    • Homepage Layout 2
  • National

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Create New Account!

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
wpDiscuz