Minggu, November 1, 2026
Mitra TaniKu
  • Login
  • Info Kementan
  • Mitra Tani
  • Pasar Tani
  • Gapoktan Tani
  • Farming
No Result
View All Result
  • Info Kementan
  • Mitra Tani
  • Pasar Tani
  • Gapoktan Tani
  • Farming
No Result
View All Result
Mitra TaniKu
No Result
View All Result
Home National

Kakorlantas Irjen Agus Suryonugroho: Ubah Paradigma Jalan Raya Lewat Komunikasi dan Kedekatan

salma hn by salma hn
29 Mei 2026
in National
0
Kakorlantas Irjen Agus Suryonugroho: Ubah Paradigma Jalan Raya Lewat Komunikasi dan Kedekatan
0
SHARES
10
VIEWS

JAKARTA — Transformasi pelayanan lalu lintas di Indonesia saat ini sedang bergerak ke arah yang jauh lebih humanis. Polantas tidak lagi cukup dipahami sekadar sebagai aparat yang hadir untuk menindak pelanggaran, mengatur arus kendaraan, atau memberi tilang di jalan raya.

Melalui program inovatif Polantas Menyapa, Korlantas Polri mencoba memperlihatkan wajah baru pelayanan publik. Sebuah pola pelayanan yang dirancang agar lebih komunikatif, dekat, serta mampu membangun kembali kepercayaan masyarakat.

RELATED POSTS

Bagaimana Gerak Cepat Tim URC Polda Sulut Ringkus Pelaku Pembunuhan Profesor Sukabumi? #ReserseBekerja

Bagaimana Tim URC Reserse Andalkan Alat Bukti Ungkap Kejahatan Fisik hingga Digital #ReserseBekerja?

Kakorlantas Polri, Irjen Pol. Drs. Agus Suryonugroho, S.H., M.Hum., menegaskan bahwa pelayanan lalu lintas tidak bisa lagi hanya bertumpu pada pendekatan represif semata.

“Polantas harus hadir bukan hanya untuk mengatur jalan, tetapi membangun hubungan yang baik dengan masyarakat,” ujar Irjen Agus dalam berbagai agenda pelayanan humanis Polri.

Pernyataan ini memperlihatkan adanya perubahan paradigma yang mendasar. Polisi lalu lintas kini ingin dikenal oleh publik bukan karena memicu rasa takut, melainkan karena besarnya manfaat dari kehadirannya di lapangan.

Wajah Negara di Ruang Sosial Jalanan

Perubahan tersebut dinilai sangat penting karena jalan raya merupakan ruang sosial yang setiap hari mempertemukan negara dan masyarakat. Di area persimpangan, pos pelayanan, pusat administrasi kendaraan, hingga ruang digital, Polantas menjadi salah satu wajah negara yang paling sering berinteraksi langsung dengan publik.

Karena itu, kualitas pelayanan kecil yang ditunjukkan petugas di lapangan dapat membentuk persepsi besar masyarakat terhadap institusi. Pendekatan humanis ini tentu tidak berarti menghapus penegakan hukum. Yang berubah adalah cara bagaimana negara hadir di hadapan masyarakat.

Polisi tidak hanya berdiri menunggu terjadinya pelanggaran, tetapi hadir lebih awal untuk memberikan edukasi, berdialog, dan membangun kedekatan sosial. Dalam berbagai kegiatan lapangan, personel Polantas mulai aktif menyapa komunitas pengendara, pelajar, pengemudi ojek online, hingga masyarakat umum.

Pola ini memperlihatkan bahwa komunikasi telah menjadi bagian penting dari pelayanan lalu lintas. Sebab, keselamatan sejati tidak hanya dibangun melalui aturan yang kaku, tetapi juga melalui pemahaman dan kepercayaan bersama.

Konsistensi Perilaku Jadi Kunci Perubahan Persepsi

Perubahan citra institusi tentu tidak cukup dilakukan hanya melalui slogan belaka. Langkah besar ini membutuhkan konsistensi perilaku yang nyata dari para personel saat bertugas di lapangan.

Oleh karena itu, program Polantas Menyapa harus dibaca dan diresapi sebagai budaya pelayanan yang melekat, bukan sekadar kegiatan seremonial sesaat. Irjen Agus menekankan pentingnya anggota Polantas menjadi representasi pelayanan negara yang ramah, profesional, dan dekat dengan masyarakat.

Konsistensi seperti ini akan menentukan apakah publik melihat perubahan tersebut sebagai sesuatu yang nyata atau tidak. Sebab, masyarakat menilai institusi bukan hanya dari kebijakan besar di atas kertas, tetapi dari pengalaman langsung ketika mereka bertemu petugas di jalan.

Di sisi lain, pendekatan humanis tidak boleh disalahartikan sebagai sikap permisif atau pembiaran terhadap pelanggaran. Penegakan hukum tetap harus berjalan secara tegas dan profesional, terutama terhadap jenis pelanggaran yang membahayakan keselamatan jiwa.

Kombinasi Hukum dan Nilai Kemanusiaan

Namun, ketegasan itu perlu dijalankan tanpa harus kehilangan empati sosial. Polisi modern saat ini dituntut mampu menggabungkan aspek hukum dan nilai kemanusiaan secara seimbang.

Pemanfaatan teknologi seperti ETLE membantu proses penegakan hukum berjalan secara lebih objektif. Sementara itu, pendekatan humanis berfungsi menjaga hubungan sosial yang sehat antara polisi dan masyarakat. Kombinasi ini menjadi dasar pelayanan lalu lintas yang lebih modern dan dipercaya publik.

Di balik esensi Polantas Menyapa, terdapat gagasan besar tentang cara negara hadir di ruang publik. Jalan raya bukan hanya tempat kendaraan bergerak, tetapi merupakan ruang kehidupan bersama. Di sana ada pekerja, pelajar, keluarga, dan masyarakat yang ingin sampai ke tujuan dengan selamat.

Ketika polisi hadir secara tulus untuk membantu, menyapa, dan melayani, maka kepatuhan masyarakat dapat tumbuh secara lebih alami. Hubungan yang sehat antara aparat dan warga akan memperkuat kesadaran kolektif tentang keselamatan.

Pada akhirnya, Polantas Menyapa bukan sekadar program komunikasi publik biasa. Inovasi ini adalah sebuah jalan baru untuk membangun sistem pelayanan publik yang jauh lebih manusiawi di Indonesia.

Continue Reading
Tags: Kakorlantas PolriKorlantas PolriPolantas MenyapaPolri Presisi
ShareTweetSendShare
salma hn

salma hn

Related Posts

Bagaimana Gerak Cepat Tim URC Polda Sulut Ringkus Pelaku Pembunuhan Profesor Sukabumi? #ReserseBekerja

Bagaimana Gerak Cepat Tim URC Polda Sulut Ringkus Pelaku Pembunuhan Profesor Sukabumi? #ReserseBekerja

by salma hn
6 Oktober 2026
0

MAKASSAR — Tim Unit Reaksi Cepat (URC) Resmob Polda Sulawesi Selatan menangkap PAL (41), terduga pelaku pembunuhan seorang profesor yang...

Dari Kasus Siber Hingga Umrah: Reserse Jaga Profesionalisme Hukum

Bagaimana Tim URC Reserse Andalkan Alat Bukti Ungkap Kejahatan Fisik hingga Digital #ReserseBekerja?

by salma hn
23 September 2026
0

JAKARTA — Proses penegakan hukum tindak pidana membutuhkan kerja penyidikan yang cermat dan berbasis pembuktian ilmiah (scientific crime investigation). Tindakan...

Telusuri Jejak Digital CCTV, Tim URC Resmob Bareskrim Bekuk 5 Eksekutor dan Joki #ReserseBekerja

Telusuri Jejak Digital CCTV, Tim URC Resmob Bareskrim Bekuk 5 Eksekutor dan Joki #ReserseBekerja

by salma hn
23 September 2026
0

JAKARTA — Aksi komplotan maling spesialis pembobol rumah yang sempat terekam kamera pengawas (CCTV) dan tular di media sosial akhirnya...

Dari Kasus Siber Hingga Umrah: Reserse Jaga Profesionalisme Hukum

Pembuktian Ilmiah KUHAP Baru, Cara Tim URC Pelabuhan Belawan Usut Jaringan Sabu #ReserseBekerja

by salma hn
22 September 2026
0

MEDAN DELI — Tim URC Pelabuhan Belawan dari Satuan Reserse Narkoba Polres Pelabuhan Belawan mengamankan seorang pria berinisial H (31)...

#ReserseBekerja: URC Polres Pelabuhan Belawan Kembangkan Jaringan Sabu Usai Amankan Pengedar di Mabar Hilir

#ReserseBekerja: URC Polres Pelabuhan Belawan Kembangkan Jaringan Sabu Usai Amankan Pengedar di Mabar Hilir

by salma hn
22 September 2026
0

MEDAN DELI — Informasi dari masyarakat kembali membuahkan hasil nyata dalam pemberantasan peredaran gelap narkotika di Kota Medan. Satuan Reserse...

Next Post
Kakorlantas Irjen Agus Suryonugroho: Hukum dan Kemanusiaan Harus Berjalan Selaras

Kakorlantas Irjen Agus Suryonugroho: Hukum dan Kemanusiaan Harus Berjalan Selaras

Kakorlantas Irjen Agus Suryonugroho: Aturan dan Teknologi Sia-sia Tanpa Intervensi Budaya

Kakorlantas Irjen Agus Suryonugroho: Aturan dan Teknologi Sia-sia Tanpa Intervensi Budaya

0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Login
Notify of
guest

guest

0 Comments
Oldest
Newest Most Voted
Inline Feedbacks
View all comments

Paling Terpopuler

  • Professor Ngabalin, bersama Vice Presiden Busan University of Foreign Studies (BUFS) Korea Selatan Prof. Kwon, Sun-Hee, Ph . D

    Prof. Dr. Ali Mochtar Ngabalin: Indonesia Harus Hadir di Dunia sebagai Teladan Transformasi Sosial

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Petani Kabupaten HSU Berharap Harga Pupuk Turun

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Kementan Genjot Potensi Lahan Sawah Tadah Hujan Di Blora

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Kapolri: Layani dan Lindungi, Serta Perhatikan Rasa Keadilan Masyarakat

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Rencana Impor 22.500 Ton Beras dari Kamboja: Upaya Pemerintah untuk Menjaga Ketersediaan Stok Beras

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Feed Twitter Infomitratani

© Copyright Infomitratani Team All Rights Reserved

No Result
View All Result
  • Homepages
    • Homepage Layout 1
    • Homepage Layout 2
  • National

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Create New Account!

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
wpDiscuz