Senin, November 2, 2026
Mitra TaniKu
  • Login
  • Info Kementan
  • Mitra Tani
  • Pasar Tani
  • Gapoktan Tani
  • Farming
No Result
View All Result
  • Info Kementan
  • Mitra Tani
  • Pasar Tani
  • Gapoktan Tani
  • Farming
No Result
View All Result
Mitra TaniKu
No Result
View All Result
Home National

HUT Brimob 14 November, Mari Simak Lagi Sejarah Terbentuknya Brimob

admin infomitratani by admin infomitratani
14 November 2021
in National
0
HUT Brimob 14 November, Mari Simak Lagi Sejarah Terbentuknya Brimob
0
SHARES
26
VIEWS

Jakarta –HUT Brimob diperingati setiap tanggal 14 November. Tahun ini Korps Brigade Mobil Kepolisian Republik Indonesia atau Korps Brimob RI berusia 76 tahun.

Brimob punya sejarah panjang dalam membela dan menjaga bangsa Indonesia. Berikut sejarah Brimob yang dapat disimak jelang HUT Brimob ke-76 seperti dikutip dari situs Brimob Polri:

RELATED POSTS

Bagaimana Gerak Cepat Tim URC Polda Sulut Ringkus Pelaku Pembunuhan Profesor Sukabumi? #ReserseBekerja

Bagaimana Tim URC Reserse Andalkan Alat Bukti Ungkap Kejahatan Fisik hingga Digital #ReserseBekerja?

HUT Brimob: Sejarah Awal Terbentuk

Sejarah pembentukan Brimob dapat dirunut dari era sebelum Indonesia merdeka. Kala itu, namanya beberapa kali mengalami perubahan, mulai dari Tokubetsu Kaisatsu Tai, Polisi Istimewa, Mobrig (Mobil Brigade), dan Brimob (Brigade Mobil).

Perannya mulai terlihat sejak 8 Maret 1942. Saat itu Belanda menyerah tanpa syarat kepada Jepang. Padahal, sebelumnya, Belanda menjajah Indonesia selama kurang-lebih tiga setengah abad. Serah-terima kekuasaan dari Belanda ke Jepang dilakukan oleh Gubernur Jenderal Tjarda van Starkenborgh dan Letnan Jenderal Pootnen. Keduanya merupakan panglima tertinggi angkatan perang Belanda di Indonesia. Sementara Jepang diwakili oleh Panglima Tentara Letnan Jenderal Imamura.

Setelah serah-terima dilakukan, rupanya Jepang hanya ingin memperoleh dukungan dan bantuan dari bangsa Indonesia dalam program invasinya. Hal ini terbukti setelah dua minggu mereka berada di Indonesia.

HUT Brimob: Sejarah Singkat Tokubetsu Keisatsu Tai

Alih-alih mempermudah kekuasaan, militer Jepang justru mengeluarkan peraturan imperial, yakni Undang-Undang Nomor 2 Tanggal 8 Maret 1942 serta Undang-Undang Nomor 3 Tanggal 20 Maret 1942. Adapun isi kedua undang-undang tersebut melarang seluruh kegiatan pergerakan organisasi politik dan berbagai organisasi pergerakan yang ada di Indonesia.

Larangan itu diberlakukan karena hendak menciptakan keamanan yang stabil. Ironisnya, bendera Merah Putih dilarang dikibarkan dan lagu Indonesia Raya pun tidak boleh dinyanyikan atau diperdengarkan. Namun, selama dua bulan Jepang menduduki Indonesia, situasi perang Asia Timur Raya mulai berbalik.

Sebelum Hari Brimob lahir, tepat 7 Mei 1942, Sekutu menghancurkan armada Jepang di Laut Karang. Kemudian pada 7 Agustus 1942, pasukan Sekutu berhasil menguasai Kepulauan Salomon di Samudra Pasifik. Karena dua kekalahan dan keterbatasan personel, Jepang pun mengubah strategi perangnya.

Masih mengacu situs Polri, untuk memenuhi kebutuhan tenaga bantu militer, mulai Maret 1943 sampai Desember 1944, Jepang membentuk beberapa organisasi semimiliter dan militer. Berikut di antaranya:

  1. Senendan (Barisan Pemuda) yang bertugas membantu pemerintah militer Jepang dalam meningkatkan produksi atau pengamanan garis belakang.
  2. Keibodan (Barisan Pemuda Pembantu Polisi). Bertugas memelihara keamanan dan ketertiban daerah setempat
  3. Heiho (Pembantu Prajurit). Bertugas untuk membantu tentara Jepang
  4. Peta (Pembela Tanah Air). Organisasi militer yang dibentuk atas kehendak bangsa Indonesia. Pembentukan organisasi ini lantaran pemerintah militer Jepang hendak mendapat bantuan dari militer Indonesia.

 

ShareTweetSendShare
admin infomitratani

admin infomitratani

Related Posts

Bagaimana Gerak Cepat Tim URC Polda Sulut Ringkus Pelaku Pembunuhan Profesor Sukabumi? #ReserseBekerja

Bagaimana Gerak Cepat Tim URC Polda Sulut Ringkus Pelaku Pembunuhan Profesor Sukabumi? #ReserseBekerja

by salma hn
6 Oktober 2026
0

MAKASSAR — Tim Unit Reaksi Cepat (URC) Resmob Polda Sulawesi Selatan menangkap PAL (41), terduga pelaku pembunuhan seorang profesor yang...

Dari Kasus Siber Hingga Umrah: Reserse Jaga Profesionalisme Hukum

Bagaimana Tim URC Reserse Andalkan Alat Bukti Ungkap Kejahatan Fisik hingga Digital #ReserseBekerja?

by salma hn
23 September 2026
0

JAKARTA — Proses penegakan hukum tindak pidana membutuhkan kerja penyidikan yang cermat dan berbasis pembuktian ilmiah (scientific crime investigation). Tindakan...

Telusuri Jejak Digital CCTV, Tim URC Resmob Bareskrim Bekuk 5 Eksekutor dan Joki #ReserseBekerja

Telusuri Jejak Digital CCTV, Tim URC Resmob Bareskrim Bekuk 5 Eksekutor dan Joki #ReserseBekerja

by salma hn
23 September 2026
0

JAKARTA — Aksi komplotan maling spesialis pembobol rumah yang sempat terekam kamera pengawas (CCTV) dan tular di media sosial akhirnya...

Dari Kasus Siber Hingga Umrah: Reserse Jaga Profesionalisme Hukum

Pembuktian Ilmiah KUHAP Baru, Cara Tim URC Pelabuhan Belawan Usut Jaringan Sabu #ReserseBekerja

by salma hn
22 September 2026
0

MEDAN DELI — Tim URC Pelabuhan Belawan dari Satuan Reserse Narkoba Polres Pelabuhan Belawan mengamankan seorang pria berinisial H (31)...

#ReserseBekerja: URC Polres Pelabuhan Belawan Kembangkan Jaringan Sabu Usai Amankan Pengedar di Mabar Hilir

#ReserseBekerja: URC Polres Pelabuhan Belawan Kembangkan Jaringan Sabu Usai Amankan Pengedar di Mabar Hilir

by salma hn
22 September 2026
0

MEDAN DELI — Informasi dari masyarakat kembali membuahkan hasil nyata dalam pemberantasan peredaran gelap narkotika di Kota Medan. Satuan Reserse...

Next Post
Antisipasi Banjir, Tenang Ada Operasi Aman Nusa II Polri

Antisipasi Banjir, Tenang Ada Operasi Aman Nusa II Polri

Plat Nomor RFS, RFP, RFD dan QZ Jadi Sasaran Operasi Zebra Jaya

Plat Nomor RFS, RFP, RFD dan QZ Jadi Sasaran Operasi Zebra Jaya

0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Login
Notify of
guest

guest

0 Comments
Oldest
Newest Most Voted
Inline Feedbacks
View all comments

Paling Terpopuler

  • Professor Ngabalin, bersama Vice Presiden Busan University of Foreign Studies (BUFS) Korea Selatan Prof. Kwon, Sun-Hee, Ph . D

    Prof. Dr. Ali Mochtar Ngabalin: Indonesia Harus Hadir di Dunia sebagai Teladan Transformasi Sosial

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Petani Kabupaten HSU Berharap Harga Pupuk Turun

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Kementan Genjot Potensi Lahan Sawah Tadah Hujan Di Blora

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Kapolri: Layani dan Lindungi, Serta Perhatikan Rasa Keadilan Masyarakat

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Rencana Impor 22.500 Ton Beras dari Kamboja: Upaya Pemerintah untuk Menjaga Ketersediaan Stok Beras

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Feed Twitter Infomitratani

© Copyright Infomitratani Team All Rights Reserved

No Result
View All Result
  • Homepages
    • Homepage Layout 1
    • Homepage Layout 2
  • National

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Create New Account!

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
wpDiscuz