Selasa, September 15, 2026
Mitra TaniKu
  • Login
  • Info Kementan
  • Mitra Tani
  • Pasar Tani
  • Gapoktan Tani
  • Farming
No Result
View All Result
  • Info Kementan
  • Mitra Tani
  • Pasar Tani
  • Gapoktan Tani
  • Farming
No Result
View All Result
Mitra TaniKu
No Result
View All Result
Home National

Pengawasan Kualitas: Hingga Hari Terakhir H14 Korlantas Pertahankan Intensitas Tinggi Penegakan Hukum

salma hn by salma hn
1 Desember 2025
in National
0
Kakorlantas Polri Irjen Pol. Drs. Agus Suryonogroho, S.H., M.Hum

Kakorlantas Polri Irjen Pol. Drs. Agus Suryonogroho, S.H., M.Hum

0
SHARES
6
VIEWS

JAKARTA – Operasi Zebra 2025 telah resmi ditutup pada Hari Keempat Belas (H14), 30 November 2025. Korlantas Polri menilai pelaksanaan operasi selama 17–30 November berjalan dengan struktur yang matang.

Kakorlantas Polri Irjen Pol. Drs. Agus Suryonogroho, S.H., M.Hum., menyampaikan bahwa konsistensi ini menunjukkan kepatuhan struktur komando. “Pelaksanaan H14 menutup operasi dengan struktur yang matang, ritme yang stabil, dan penerimaan publik yang kuat,” ujar Kakorlantas.

RELATED POSTS

#ReserseBekerja: Tim URC Bareskrim Polri Baca Situasi TKP dalam Hitungan Menit

#ReserseBekerja Lintas Wilayah: URC Bareskrim Tangkap Pasutri Pelaku Pembunuhan Salon

Ritme operasi terjaga hingga hari terakhir. Ini memperlihatkan konsistensi seluruh jajaran. “Hari terakhir ini memperlihatkan konsistensi seluruh jajaran dalam menjalankan operasi secara disiplin dan terukur,” tambah beliau. Konsistensi ini menjadi fondasi kuat untuk menyiapkan pengamanan menjelang Natal dan Tahun Baru.

Edukasi dan Pencegahan Mencapai Angka Fantastis

Kegiatan pre-emtif (edukasi) menjadi dasar keberhasilan operasi. Kakorlantas menilai edukasi adalah kunci. “Edukasi adalah inti dari upaya pembentukan perilaku berlalu lintas yang berkelanjutan,” ujarnya.

Total 1.154.081 kegiatan edukasi telah dilaksanakan. Ini terdiri dari sambang komunitas, sosialisasi sekolah/kampus, dan sosialisasi perusahaan/pabrik. Kegiatan ini menyasar kelompok usia produktif dan pekerja yang berpotensi risiko tinggi.

Penyebaran materi keselamatan juga masif. Total 5.633.164 materi disebar. Ini mencakup jutaan leaflet dan stiker, serta puluhan ribu spanduk dan billboard.

Di jalur preventif, total 4.049.430 kegiatan dicapai. Ini termasuk ramp check pada angkutan umum dan turjawali yang menjadi kegiatan paling dominan. “Kegiatan preventif menjaga ruang jalan tetap aman dan menjadi alat pengendali utama sebelum pelanggaran terjadi,” kata Kakorlantas.

Penegakan Hukum Modern: Dominasi ETLE dan Teguran

Penegakan hukum mencatat 1.970.502 penindakan. Struktur penegakan yang digunakan dinilai proporsional dan modern. “Penegakan hukum harus mengarah pada peningkatan kepatuhan dan pemahaman, bukan ketakutan,” tegas Kakorlantas.

Penindakan didominasi oleh teknologi dan pendekatan humanis. Tercatat 1.735.687 teguran. Sementara ETLE statis dan mobile berjumlah lebih dari 212.000 penindakan. Tilang manual hanya 22.524 kasus.

Fokus lain adalah penindakan balap liar yang mencapai 1.425 kegiatan. “Balap liar harus ditindak dengan tegas karena membahayakan dan meresahkan masyarakat,” ujar beliau.

Tantangan Laka Lantas dan Arahan Pasca Operasi

Data kecelakaan lalu lintas (laka lantas) mencatat 3.288 kejadian. Korban meninggal dunia (MD) mencapai 361 jiwa. Total kerugian material mencapai Rp 6,59 miliar lebih. “Kecepatan analisis pascaoperasi akan menentukan efektivitas mitigasi,” kata Kakorlantas.

Selain itu, manajemen komunikasi publik dianggap berhasil. Sentimen publik dominan positif. Ini dibuktikan dengan lebih dari 3,6 juta publikasi di berbagai media. “Manajemen komunikasi publik adalah bagian penting dari keberhasilan operasi,” tegasnya.

Pascaoperasi, Kakorlantas memberi delapan arahan. Arahan strategis ini meliputi penguatan ETLE, tindak tegas balap liar, fokus pada perlindungan pejalan kaki, dan pemetaan ulang titik rawan laka. Beliau menegaskan keberhasilan Operasi Zebra menjadi dasar bagi Operasi Lilin 2025.

Continue Reading
Tags: etleKakorlantas Agus SuryonogrohoOperasi Lilin 2025Operasi Zebra 2025Penutupan Operasi Zebra
ShareTweetSendShare
salma hn

salma hn

Related Posts

#ReserseBekerja: Tim URC Bareskrim Polri Baca Situasi TKP dalam Hitungan Menit

#ReserseBekerja: Tim URC Bareskrim Polri Baca Situasi TKP dalam Hitungan Menit

by salma hn
10 September 2026
0

JAKARTA — Dinamika di lapangan sering kali tidak memberikan ruang waktu yang panjang bagi personel kepolisian untuk mengambil keputusan. Situasi...

Putusan MK Nomor 21/PUU-XII/2014: Tonggak Penting Perlindungan Hukum dalam Proses Penyidikan

#ReserseBekerja Lintas Wilayah: URC Bareskrim Tangkap Pasutri Pelaku Pembunuhan Salon

by salma hn
8 September 2026
0

JAKARTA — Kecepatan merespons laporan masyarakat menjadi titik krusial penegakan hukum pidana. Saat tindak kejahatan terjadi, Tim Unit Reaksi Cepat...

Tindakan Tegas Terukur #ReserseBekerja Dua Pelaku Pembunuhan Pemilik Salon Meringkuk

Tindakan Tegas Terukur #ReserseBekerja Dua Pelaku Pembunuhan Pemilik Salon Meringkuk

by salma hn
8 September 2026
0

JAKARTA — Bareskrim Polri terus memperkuat fungsi reserse dalam mengungkap tindak pidana melalui penyelidikan terukur dan respons cepat di lapangan....

Putusan MK Nomor 21/PUU-XII/2014: Tonggak Penting Perlindungan Hukum dalam Proses Penyidikan

#ReserseBekerja Paradigma Modern URC Satreskrim Berorientasi Bukti Sah

by salma hn
7 September 2026
0

JAKARTA — Faktor waktu menjadi elemen yang sangat krusial dalam penanganan perkara tindak pidana oleh Kepolisian Negara Republik Indonesia. Masyarakat...

Kebijakan Moratorium Bareskrim: Lindungi Hak Masyarakat Adat dan Sipil

Kebijakan Moratorium Bareskrim: Lindungi Hak Masyarakat Adat dan Sipil

by salma hn
7 September 2026
0

JAKARTA — Bareskrim Polri resmi memberlakukan moratorium atau penangguhan sementara dalam penanganan perkara tindak pidana yang berkaitan dengan konflik agraria...

Next Post
ETLE dan Teguran Jadi Kunci! Struktur Penegakan Hukum Zebra 2025 Dinyatakan Modern dan Objektif

ETLE dan Teguran Jadi Kunci! Struktur Penegakan Hukum Zebra 2025 Dinyatakan Modern dan Objektif

Kemenhub Terapkan Delaying System dan Larangan Pembelian Tiket di Radius Pelabuhan Utama

Kemenhub Terapkan Delaying System dan Larangan Pembelian Tiket di Radius Pelabuhan Utama

0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Login
Notify of
guest

guest

0 Comments
Oldest
Newest Most Voted
Inline Feedbacks
View all comments

Paling Terpopuler

  • Professor Ngabalin, bersama Vice Presiden Busan University of Foreign Studies (BUFS) Korea Selatan Prof. Kwon, Sun-Hee, Ph . D

    Prof. Dr. Ali Mochtar Ngabalin: Indonesia Harus Hadir di Dunia sebagai Teladan Transformasi Sosial

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Petani Kabupaten HSU Berharap Harga Pupuk Turun

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Kementan Genjot Potensi Lahan Sawah Tadah Hujan Di Blora

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Kapolri: Layani dan Lindungi, Serta Perhatikan Rasa Keadilan Masyarakat

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Rencana Impor 22.500 Ton Beras dari Kamboja: Upaya Pemerintah untuk Menjaga Ketersediaan Stok Beras

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Feed Twitter Infomitratani

© Copyright Infomitratani Team All Rights Reserved

No Result
View All Result
  • Homepages
    • Homepage Layout 1
    • Homepage Layout 2
  • National

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Create New Account!

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
wpDiscuz