Minggu, November 1, 2026
Mitra TaniKu
  • Login
  • Info Kementan
  • Mitra Tani
  • Pasar Tani
  • Gapoktan Tani
  • Farming
No Result
View All Result
  • Info Kementan
  • Mitra Tani
  • Pasar Tani
  • Gapoktan Tani
  • Farming
No Result
View All Result
Mitra TaniKu
No Result
View All Result
Home National

Kemenhub Terapkan Delaying System dan Larangan Pembelian Tiket di Radius Pelabuhan Utama

salma hn by salma hn
5 Desember 2025
in National
0
Kemenhub Terapkan Delaying System dan Larangan Pembelian Tiket di Radius Pelabuhan Utama
0
SHARES
14
VIEWS

JAKARTA – Pemerintah memperketat pengaturan lalu lintas laut di sejumlah pelabuhan utama. Langkah ini diambil dalam rangka menghadapi lonjakan mobilitas pada masa angkutan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 (Nataru). Kementerian Perhubungan bersama Korlantas Polri serta Kementerian Pekerjaan Umum telah menyesuaikan pola operasional angkutan orang dan barang.

Kebijakan ini diberlakukan secara khusus di Pelabuhan Merak, Bakauheni, Ketapang, dan Gilimanuk. Pelabuhan-pelabuhan ini selama ini menjadi titik paling padat saat musim liburan.

RELATED POSTS

Bagaimana Gerak Cepat Tim URC Polda Sulut Ringkus Pelaku Pembunuhan Profesor Sukabumi? #ReserseBekerja

Bagaimana Tim URC Reserse Andalkan Alat Bukti Ungkap Kejahatan Fisik hingga Digital #ReserseBekerja?

Direktur Jenderal Perhubungan Darat, Aan Suhanan, mengatakan bahwa pergerakan masyarakat dan kendaraan diprediksi meningkat signifikan. “Kami memperkirakan akan terjadi peningkatan pergerakan masyarakat dan volume kendaraan di sektor penyeberangan, sehingga diperlukan langkah pengaturan. Beberapa pelabuhan pendukung juga kami siapkan untuk membantu memecah kepadatan kendaraan dan mencegah terjadinya penumpukan di satu lokasi,” ujar Aan di Jakarta, Jumat (5/12/2025).

Pembagian Jalur Merak-Bakauheni Diberlakukan

Seluruh aturan tersebut telah tercantum dalam Surat Keputusan Bersama (SKB) terkait pengendalian lalu lintas dan penyeberangan selama periode Nataru. SKB ini berlaku mulai 19 Desember 2025 hingga 4 Januari 2026.

Untuk lintasan Merak–Bakauheni, pemerintah menetapkan pembagian jalur berdasarkan golongan kendaraan:

  • Pelabuhan Merak: Hanya melayani pejalan kaki, sepeda, kendaraan kecil, serta sejumlah golongan mobil barang tertentu. Kendaraan berat dialihkan ke Pelabuhan Ciwandan atau BBJ Bojonegara.

  • Arus Sumatera ke Jawa: Kendaraan besar diarahkan melalui BBJ Muara Pilu.

Sistem serupa diterapkan pada jalur Ketapang–Gilimanuk, di mana kendaraan pribadi dan sepeda motor mendapat prioritas, sementara angkutan barang diarahkan ke rute laut Tanjung Wangi–Gilimas atau lintasan Jangkar–Lembar.

Delaying System dan Larangan Tiket Mendekati Pelabuhan

SKB juga mengatur penerapan delaying system, pemeriksaan tiket, serta buffer zone untuk mencegah kendaraan langsung menuju pelabuhan tanpa pengendalian. Aan merinci titik-titik pengendalian di sekitar Merak dan Bakauheni, termasuk rest area KM 43 A, KM 68 A, KM 49B, dan KM 20B. “Sedangkan delay system, pemeriksaan tiket, dan sebagai buffer zone menuju Bakauheni dilakukan di rest area KM 49B dan KM 20B ruas jalan tol Bakauheni – Terbanggi Besar,” jelasnya.

Pemerintah juga menetapkan radius larangan pembelian tiket di sekitar pelabuhan utama: 4,71 km untuk Merak, dan 4,24 km untuk Bakauheni. Pengaturan ini bertujuan menghindari penumpukan.

Aan menambahkan, SKB juga memuat aturan penundaan keberangkatan kapal jika terjadi cuaca ekstrem. “Penundaan karena kondisi alam dilakukan demi memastikan keselamatan penumpang, awak kapal, kapal, dan seluruh muatan,” imbuhnya. Pengaturan ini akan terus dievaluasi sesuai perkembangan kondisi lapangan selama periode Nataru.

Tags: Dirjen Aan SuhananKorlantas Polri NataruPelabuhan CiwandanPengaturan Lalu Lintas Merak BakauheniSKB Nataru 2025 2026
ShareTweetSendShare
salma hn

salma hn

Related Posts

Bagaimana Gerak Cepat Tim URC Polda Sulut Ringkus Pelaku Pembunuhan Profesor Sukabumi? #ReserseBekerja

Bagaimana Gerak Cepat Tim URC Polda Sulut Ringkus Pelaku Pembunuhan Profesor Sukabumi? #ReserseBekerja

by salma hn
6 Oktober 2026
0

MAKASSAR — Tim Unit Reaksi Cepat (URC) Resmob Polda Sulawesi Selatan menangkap PAL (41), terduga pelaku pembunuhan seorang profesor yang...

Dari Kasus Siber Hingga Umrah: Reserse Jaga Profesionalisme Hukum

Bagaimana Tim URC Reserse Andalkan Alat Bukti Ungkap Kejahatan Fisik hingga Digital #ReserseBekerja?

by salma hn
23 September 2026
0

JAKARTA — Proses penegakan hukum tindak pidana membutuhkan kerja penyidikan yang cermat dan berbasis pembuktian ilmiah (scientific crime investigation). Tindakan...

Telusuri Jejak Digital CCTV, Tim URC Resmob Bareskrim Bekuk 5 Eksekutor dan Joki #ReserseBekerja

Telusuri Jejak Digital CCTV, Tim URC Resmob Bareskrim Bekuk 5 Eksekutor dan Joki #ReserseBekerja

by salma hn
23 September 2026
0

JAKARTA — Aksi komplotan maling spesialis pembobol rumah yang sempat terekam kamera pengawas (CCTV) dan tular di media sosial akhirnya...

Dari Kasus Siber Hingga Umrah: Reserse Jaga Profesionalisme Hukum

Pembuktian Ilmiah KUHAP Baru, Cara Tim URC Pelabuhan Belawan Usut Jaringan Sabu #ReserseBekerja

by salma hn
22 September 2026
0

MEDAN DELI — Tim URC Pelabuhan Belawan dari Satuan Reserse Narkoba Polres Pelabuhan Belawan mengamankan seorang pria berinisial H (31)...

#ReserseBekerja: URC Polres Pelabuhan Belawan Kembangkan Jaringan Sabu Usai Amankan Pengedar di Mabar Hilir

#ReserseBekerja: URC Polres Pelabuhan Belawan Kembangkan Jaringan Sabu Usai Amankan Pengedar di Mabar Hilir

by salma hn
22 September 2026
0

MEDAN DELI — Informasi dari masyarakat kembali membuahkan hasil nyata dalam pemberantasan peredaran gelap narkotika di Kota Medan. Satuan Reserse...

Next Post
Fitur Hand Over Silancar

PT Qudo Buana Nawakara Hadirkan Solusi: Silancar Digenjot Korlantas untuk Peningkatan Efektivitas Respons Lalu Lintas

Sapto Digda Riyanto, S.M

Harapan Besar Anggota Korlantas untuk Penyempurnaan Silancar: Teknologi Baru Harus Mampu Tambah Kemampuan Individu

0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Login
Notify of
guest

guest

0 Comments
Oldest
Newest Most Voted
Inline Feedbacks
View all comments

Paling Terpopuler

  • Professor Ngabalin, bersama Vice Presiden Busan University of Foreign Studies (BUFS) Korea Selatan Prof. Kwon, Sun-Hee, Ph . D

    Prof. Dr. Ali Mochtar Ngabalin: Indonesia Harus Hadir di Dunia sebagai Teladan Transformasi Sosial

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Petani Kabupaten HSU Berharap Harga Pupuk Turun

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Kementan Genjot Potensi Lahan Sawah Tadah Hujan Di Blora

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Kapolri: Layani dan Lindungi, Serta Perhatikan Rasa Keadilan Masyarakat

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Rencana Impor 22.500 Ton Beras dari Kamboja: Upaya Pemerintah untuk Menjaga Ketersediaan Stok Beras

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Feed Twitter Infomitratani

© Copyright Infomitratani Team All Rights Reserved

No Result
View All Result
  • Homepages
    • Homepage Layout 1
    • Homepage Layout 2
  • National

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Create New Account!

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
wpDiscuz