Selasa, September 15, 2026
Mitra TaniKu
  • Login
  • Info Kementan
  • Mitra Tani
  • Pasar Tani
  • Gapoktan Tani
  • Farming
No Result
View All Result
  • Info Kementan
  • Mitra Tani
  • Pasar Tani
  • Gapoktan Tani
  • Farming
No Result
View All Result
Mitra TaniKu
No Result
View All Result
Home National

Tanpa pupuk subsidi, petani Bone hasilkan 12 Ton gabah/hektar 

admin infomitratani by admin infomitratani
29 April 2021
in National
0
Tanpa pupuk subsidi, petani Bone hasilkan 12 Ton gabah/hektar 
0
SHARES
36
VIEWS

TABLOIDSINARTANI.COM, Bone — Demplot Pertanian Mandiri dilaksanakan Kelompok Tani Mamminasae yang dibimbing PPK Pertanian bersama timnya. Lokasinya terletak di Desa Pakkasalo, Kecamatan Dua Boccoe, Kabupaten Bone.  Hasilnya di luar dugaan. Hasil ubinannya mencapai 12 ton per hektar.

Musting, Tenaga Pendamping Masyarakat IPDMIP yang bertugas di Kecamatan Dua Boccoe, mengatakan hal itu, Jumat 24 April 2021. Menurutnya hasil tersebut sangat menggembirakan dan bisa membuat perekonomian dan bisa meningkatkan taraf hidup petani apalagi di tengah kondisi pandemi Covid-19 ini.

RELATED POSTS

#ReserseBekerja: Tim URC Bareskrim Polri Baca Situasi TKP dalam Hitungan Menit

#ReserseBekerja Lintas Wilayah: URC Bareskrim Tangkap Pasutri Pelaku Pembunuhan Salon

Lebih lanjut, Musting mengatakan: “Pupuk yang digunakan adalah pupuk non subsidi yang selama ini kurang dipakai petani karena dari segi harga yang lebih mahal dan kurang terbiasa,” ujarnya.

Demplot ini sebagai inspirasi buat petani yang selama ini sering mengeluhkan kelangkaan pupuk, mereka bisa beralih memakai pupuk non subsidi yang hasilnya sangat memuaskan.

Selaku Tenaga Pendamping Masyarakat yang berfungsi sebagai motivator dan fasilitator, Musting mengatakan kepada para petani agar tidak selalu bergantung kepada pupuk bersubsidi, karena pupuk non subsidi hasilnya pun sangat menguntungkan.

“Ketika ingin berhasil dalam pertanian terutama padi, hal yang harus selalu dijaga adalah serius menggeluti pekerjaan, mulai dari pengolahan tanah, pemupukan, serta perhatian hingga menjelang panen, kalau hal tersebut dilakukan secara bersungguh-sungguh In sya Allah hasilnya akan memuaskan pula,” tutup Musting.

===

Continue Reading
Tags: Pangan
ShareTweetSendShare
admin infomitratani

admin infomitratani

Related Posts

#ReserseBekerja: Tim URC Bareskrim Polri Baca Situasi TKP dalam Hitungan Menit

#ReserseBekerja: Tim URC Bareskrim Polri Baca Situasi TKP dalam Hitungan Menit

by salma hn
10 September 2026
0

JAKARTA — Dinamika di lapangan sering kali tidak memberikan ruang waktu yang panjang bagi personel kepolisian untuk mengambil keputusan. Situasi...

Putusan MK Nomor 21/PUU-XII/2014: Tonggak Penting Perlindungan Hukum dalam Proses Penyidikan

#ReserseBekerja Lintas Wilayah: URC Bareskrim Tangkap Pasutri Pelaku Pembunuhan Salon

by salma hn
8 September 2026
0

JAKARTA — Kecepatan merespons laporan masyarakat menjadi titik krusial penegakan hukum pidana. Saat tindak kejahatan terjadi, Tim Unit Reaksi Cepat...

Tindakan Tegas Terukur #ReserseBekerja Dua Pelaku Pembunuhan Pemilik Salon Meringkuk

Tindakan Tegas Terukur #ReserseBekerja Dua Pelaku Pembunuhan Pemilik Salon Meringkuk

by salma hn
8 September 2026
0

JAKARTA — Bareskrim Polri terus memperkuat fungsi reserse dalam mengungkap tindak pidana melalui penyelidikan terukur dan respons cepat di lapangan....

Putusan MK Nomor 21/PUU-XII/2014: Tonggak Penting Perlindungan Hukum dalam Proses Penyidikan

#ReserseBekerja Paradigma Modern URC Satreskrim Berorientasi Bukti Sah

by salma hn
7 September 2026
0

JAKARTA — Faktor waktu menjadi elemen yang sangat krusial dalam penanganan perkara tindak pidana oleh Kepolisian Negara Republik Indonesia. Masyarakat...

Kebijakan Moratorium Bareskrim: Lindungi Hak Masyarakat Adat dan Sipil

Kebijakan Moratorium Bareskrim: Lindungi Hak Masyarakat Adat dan Sipil

by salma hn
7 September 2026
0

JAKARTA — Bareskrim Polri resmi memberlakukan moratorium atau penangguhan sementara dalam penanganan perkara tindak pidana yang berkaitan dengan konflik agraria...

Next Post
Banten yang pernah menjadi eksportir beras terkuat di Asia Tenggara

Banten yang pernah menjadi eksportir beras terkuat di Asia Tenggara

Kementerian Pertanian dorong petani muda dengan sentuhan Smart Farming

Kementerian Pertanian dorong petani muda dengan sentuhan Smart Farming

0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Login
Notify of
guest

guest

0 Comments
Oldest
Newest Most Voted
Inline Feedbacks
View all comments

Paling Terpopuler

  • Professor Ngabalin, bersama Vice Presiden Busan University of Foreign Studies (BUFS) Korea Selatan Prof. Kwon, Sun-Hee, Ph . D

    Prof. Dr. Ali Mochtar Ngabalin: Indonesia Harus Hadir di Dunia sebagai Teladan Transformasi Sosial

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Petani Kabupaten HSU Berharap Harga Pupuk Turun

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Kementan Genjot Potensi Lahan Sawah Tadah Hujan Di Blora

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Kapolri: Layani dan Lindungi, Serta Perhatikan Rasa Keadilan Masyarakat

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Rencana Impor 22.500 Ton Beras dari Kamboja: Upaya Pemerintah untuk Menjaga Ketersediaan Stok Beras

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Feed Twitter Infomitratani

© Copyright Infomitratani Team All Rights Reserved

No Result
View All Result
  • Homepages
    • Homepage Layout 1
    • Homepage Layout 2
  • National

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Create New Account!

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
wpDiscuz