Rabu, September 16, 2026
Mitra TaniKu
  • Login
  • Info Kementan
  • Mitra Tani
  • Pasar Tani
  • Gapoktan Tani
  • Farming
No Result
View All Result
  • Info Kementan
  • Mitra Tani
  • Pasar Tani
  • Gapoktan Tani
  • Farming
No Result
View All Result
Mitra TaniKu
No Result
View All Result
Home National

Banten yang pernah menjadi eksportir beras terkuat di Asia Tenggara

admin infomitratani by admin infomitratani
29 April 2021
in National
0
Banten yang pernah menjadi eksportir beras terkuat di Asia Tenggara
0
SHARES
20
VIEWS

TABLOIDSINARTANI.COM, Banten — Banten adalah Provinsi di ujung paling barat pulau Jawa yang menurut rilis Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Banten menempati posisi kesembilan sebagai produsen beras nasional pada tahun 2020. Dengan luas panen 325.333 ha, Provnsi Banten mampu menghasilkan padi 1.655.170 ton GKG (Gabah Kering Giling) atau setara 937.815 ton beras.

Pada masa lalu, Banten berhasil swasembada beras dan menjadi salah satu eksportir beras terkuat di Asia Tenggara tepatnya pada masa Kesultanan Banten dan Kesultanan Banten mengalami puncak kejayaan pada masa Sultan Ageng Tirtayasa periode 1651-1682. Pada masa ini Kesultanan Banten tumbuh menjadi sebuah kekuatan yang diperhitungkan tidak hanya oleh raja-raja di Asia Tenggara tetapi juga oleh para penguasa dan saudagar dari Eropa, Asia Selatan, Afrika Utara, dan Timur Tengah. Kemajuan itu ditopang oleh sektor pertanian yang menjadi tulang punggung perekonomian.

RELATED POSTS

#ReserseBekerja: Tim URC Bareskrim Polri Baca Situasi TKP dalam Hitungan Menit

#ReserseBekerja Lintas Wilayah: URC Bareskrim Tangkap Pasutri Pelaku Pembunuhan Salon

Mufti Ali, Ph.D menjelaskan bahwa kemajuan pertanian pada masa Sultan Ageng Tirtayasa ditandai dengan Banten sebagai salah satu pelabuhan terpadat di Asia Tenggara. “Lada sebagai hasil panen unggulan menjadi daya tarik pedagang ke Banten. Sehingga ekonomi rakyat kala itu terus tumbuh. Belum lagi perhatian Sultan Ageng Tirtayasa untuk memajukan pertanian Banten seperti melakukan pembangunan kanal, pencetakan sawah baru, inovasi teknologi tepat guna, dan pembangunan permukiman petani”, terang sejarawan Banten ini.

Salah satu inovasi Sultan Ageng Tirtayasa dalam  tata ruang wilayah adalah pencetakan ribuan hektar sawah baru di sepanjang kanal yang baru dibuatnya. Pencetakan sawah tersebut diawali dengan pembabatan hutan terlebih dahulu dan kemudian membuat ratusan ribu petak-petak lahan. “Ribuan tenaga kerja dikerahkan setiap hari dan bila ketinggian lahannya tidak dimungkinkan dialiri air maka kincir air dipasang di daerah-daerah tersebut” ujar Mufti.

Sultan Ageng Tirtayasa juga melaksanakan pemindahan penduduk Banten secara besar-besaran dari Kota Banten ke daerah-daerah yang dilalui oleh kanal demi pertanian dan sekaligus juga pertahanan. “Pada 1659, Sultan Ageng Tirtayasa berhasil membangun pemukiman pertanian di sepanjang Daerah Aliran Sungai Cisadane sebanyak 20.000 orang dipindahkan ke lebih dari 5.000 hektar lahan pertanian” tutup Mufti

Karya Sultan Ageng Tirtayasa yang sangat luar biasa dapat menjadi contoh untuk pemerintah saat ini dalam proses pembangunan pertanian yaitu pembuatan lahan pertanian dan pemasaran produk pertanian yang di iringi dengan memastikan infrastruktur dan tenaga kerja untuk mengelola lahan.

 ===

Tags: Pangan
ShareTweetSendShare
admin infomitratani

admin infomitratani

Related Posts

#ReserseBekerja: Tim URC Bareskrim Polri Baca Situasi TKP dalam Hitungan Menit

#ReserseBekerja: Tim URC Bareskrim Polri Baca Situasi TKP dalam Hitungan Menit

by salma hn
10 September 2026
0

JAKARTA — Dinamika di lapangan sering kali tidak memberikan ruang waktu yang panjang bagi personel kepolisian untuk mengambil keputusan. Situasi...

Putusan MK Nomor 21/PUU-XII/2014: Tonggak Penting Perlindungan Hukum dalam Proses Penyidikan

#ReserseBekerja Lintas Wilayah: URC Bareskrim Tangkap Pasutri Pelaku Pembunuhan Salon

by salma hn
8 September 2026
0

JAKARTA — Kecepatan merespons laporan masyarakat menjadi titik krusial penegakan hukum pidana. Saat tindak kejahatan terjadi, Tim Unit Reaksi Cepat...

Tindakan Tegas Terukur #ReserseBekerja Dua Pelaku Pembunuhan Pemilik Salon Meringkuk

Tindakan Tegas Terukur #ReserseBekerja Dua Pelaku Pembunuhan Pemilik Salon Meringkuk

by salma hn
8 September 2026
0

JAKARTA — Bareskrim Polri terus memperkuat fungsi reserse dalam mengungkap tindak pidana melalui penyelidikan terukur dan respons cepat di lapangan....

Putusan MK Nomor 21/PUU-XII/2014: Tonggak Penting Perlindungan Hukum dalam Proses Penyidikan

#ReserseBekerja Paradigma Modern URC Satreskrim Berorientasi Bukti Sah

by salma hn
7 September 2026
0

JAKARTA — Faktor waktu menjadi elemen yang sangat krusial dalam penanganan perkara tindak pidana oleh Kepolisian Negara Republik Indonesia. Masyarakat...

Kebijakan Moratorium Bareskrim: Lindungi Hak Masyarakat Adat dan Sipil

Kebijakan Moratorium Bareskrim: Lindungi Hak Masyarakat Adat dan Sipil

by salma hn
7 September 2026
0

JAKARTA — Bareskrim Polri resmi memberlakukan moratorium atau penangguhan sementara dalam penanganan perkara tindak pidana yang berkaitan dengan konflik agraria...

Next Post
Kementerian Pertanian dorong petani muda dengan sentuhan Smart Farming

Kementerian Pertanian dorong petani muda dengan sentuhan Smart Farming

Pengamat pertanian nilai Alsintan pascapanen poin penting pengembangan jagung

Pengamat pertanian nilai Alsintan pascapanen poin penting pengembangan jagung

0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Login
Notify of
guest

guest

0 Comments
Oldest
Newest Most Voted
Inline Feedbacks
View all comments

Paling Terpopuler

  • Professor Ngabalin, bersama Vice Presiden Busan University of Foreign Studies (BUFS) Korea Selatan Prof. Kwon, Sun-Hee, Ph . D

    Prof. Dr. Ali Mochtar Ngabalin: Indonesia Harus Hadir di Dunia sebagai Teladan Transformasi Sosial

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Petani Kabupaten HSU Berharap Harga Pupuk Turun

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Kementan Genjot Potensi Lahan Sawah Tadah Hujan Di Blora

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Kapolri: Layani dan Lindungi, Serta Perhatikan Rasa Keadilan Masyarakat

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Rencana Impor 22.500 Ton Beras dari Kamboja: Upaya Pemerintah untuk Menjaga Ketersediaan Stok Beras

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Feed Twitter Infomitratani

© Copyright Infomitratani Team All Rights Reserved

No Result
View All Result
  • Homepages
    • Homepage Layout 1
    • Homepage Layout 2
  • National

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Create New Account!

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
wpDiscuz