Kamis, Mei 15, 2025
Mitra TaniKu
  • Login
  • Info Kementan
  • Mitra Tani
  • Pasar Tani
  • Gapoktan Tani
  • Farming
No Result
View All Result
  • Info Kementan
  • Mitra Tani
  • Pasar Tani
  • Gapoktan Tani
  • Farming
No Result
View All Result
Mitra TaniKu
No Result
View All Result
Home Info Kementan

Inovasi Balitbangtan Tingkatkan Daya Saing Lada Lampung

admin infomitratani by admin infomitratani
30 Maret 2021
in Info Kementan
0
Inovasi Balitbangtan Tingkatkan Daya Saing Lada Lampung

Foto : Kepala Pusat Penelitian dan Pengembangan Perkebunan, Syafaruddin Saat Mengikuti Audiensi dengan Gubernur Lampung, Arinal Djunaedi di Mahan Agung, Bandarlampung.

0
SHARES
12
VIEWS

RELATED POSTS

Kementan Berinisiatif Mendirikan Klaster Pertanian Modern

Rahasia di Balik Nikmatnya Beras Tani Jaya: Temukan Beras Pilihan untuk Setiap Sajian Keluarga Anda!

infomitratani.com – Lada merupakan salah satu komoditas perkebunan strategis yang tengah fokus dikembangkan pemerintah melalui peningkatan produksi dan daya saing. Dari peningkatan produksi dan daya saing tersebut, diharapkan dapat berkontribusi untuk meningkatkan pendapatan dan kesejahteraan petani serta menggenjot ekspor pertanian Indonesia.

Untuk mendukung upaya pemerintah dalam upaya meningkatkan produksi dan daya saing lada, Balitbangtan akan mengadakan serangkaian kegiatan di Provinsi Lampung. Hal ini disampaikan Kepala Pusat Penelitian dan Pengembangan (Puslitbang) Perkebunan, Syafaruddin, dalam audiensi dengan Gubernur Lampung, Arinal Djunaedi, di Mahan Agung, Bandarlampung, Rabu (24/03/2021).

Lampung merupakan sentra penghasil lada hitam di dunia yang terkenal dengan “Lampung Black Pepper”, namun produktivitas ladanya masih rendah yaitu sekitar 500 kg/ha. Rendahnya produktivitas lada antara lain disebabkan kurangnya pemeliharaan tanaman seperti pemupukan, pengelolaan tiang panjat, irigasi kebun serta akibat berkembangnya penyakit busuk pangkal batang (BPB) dan serangan hama penggerek batang.

Hal tersebut ditimbulkan akibat pengelolaan budi daya pada perkebunan lada belum terpadu. Dimulai dari teknologi pemupukan. Di wilayah ini akan diaplikasikan teknologi pemupukan yang sebelumnya telah dilakukan di Kebun Sukamulya, Sukabumi, yaitu manajemen pemupukan dengan menggunakan aplikasi fertigasi robotik yang dapat mengelola hara dan air secara akurat pada lada dan mampu meningkatkan pertumbuhan lada lebih baik.

Untuk mengatasi hal tersebut, Balitbangtan berencana melakukan serangkaian kegiatan, Pendampingan Teknologi, Peningkatan Nilai Tambah, Pembuatan Demplot dan Pengembangan Kawasan Berbasis Korporasi.

Pendampingan teknologi meliputi perbenihan, pembangunan kebun induk, budi daya yang sesuai Good Agricultural Practices (GAP) dan pengelolaan pasca panen serta diversifikasi produk. “Pembuatan demplot sesuai GAP dilakukan dengan membangun kebun sumber benih, kebun induk, dan rehabilitasi atau intensifikasi kebun eksisting,” ujar Syafaruddin.

Syafaruddin melanjutkan bahwa pengembangan kawasan berbasis korporasi dimaksudkan untuk memperkuat konsolidasi petani dalam kelembagaan usaha ekonomi modern dan meningkatkan aksesibilitas petani terhadap permodalan.

“Selain itu juga dapat meningkatkan konektivitas kemitraan dengan industri pengolahan dan perdagangan modern, serta mendorong modernisasi pertanian dan integrasi dengan fasilitas atau infrastruktur publik.” jelas Syafaruddin.

Syafaruddin menambahkan bahwa kegiatan tersebut akan dilaksanakan mulai tahun 2021 ini. Lokasi pengembangan perkebunan lada direncanakan berada di Kabupaten Tanggamus, Lampung Utara, Lampung Timur dan Way Kanan.

Gubernur Lampung Arinal Djunaidi menyambut baik rencana kegiatan dari Puslitbang Perkebunan terkait Lada. “Saya sangat konsen dalam membangkitkan lada. Kita harus bangkit soal lada. Sejarah menunjukkan bahwa penghasil lada di Indonesia adalah Lampung dan Bangka Belitung, bahkan berkontribusi untuk lada dunia. Untuk itu, mari bangkit dan kerja sama,” ujar Gubernur.

Gubernur Arinal menyampaikan bahwa dirinya setuju dengan rencana Puslitbang Perkebunan yang akan melakukan kegiatan terkait Lada di Provinsi Lampung. “Hal tersebut sangat tepat, mengingat Lampung telah ditetapkan Bapak Menteri Pertanian sebagai Lumbung Pertanian. Kemudian, Presiden telah menyampaikan bahwa Lampung untuk dapat menjaga DKI Jakarta, jangan sampai kebutuhan Jakarta terganggu akibat kebutuhan yang tidak terpenuhi. Dan beliau tahu bahwa kebutuhan hasil pertanian Jakarta 40 persen berasal dari Lampung,” ujarnya.

Gubernur Arinal menuturkan bahwa penghasil lada di Lampung berada di wilayah Way Kanan, Lampung Utara, Lampung Tengah, Tanggamus, dan Lampung Timur. Ke depan, Gubernur Arinal menginginkan agar Puslitbang Perkebunanan, Balitbangda Lampung, BPTP dan Fakultas Pertanian Universitas Lampung (UNILA) untuk berkolaborasi dan saling bekerja sama. Sehingga lada Lampung dapat semakin bangkit dan berjaya.

Sementara, Kepala Balitbangtan Fadjry Djufry menambahkan dalam pengembangan komoditas rempah, komponen pertama adalah benih. Untuk mendukung itu, Balitbangtan telah menyiapkan benih sumber varietas unggul baru perkebunan.

“Kita akan remajakan seluruh tanaman rempah tersebut dan meyakinkan serta melatih petani untuk memakai bibit varietas baru dari Litbang seperti lada natar 1, lada natar 2, pertaling, juga komoditas pala, purwaceng, jahe, semua benihnya sudah ada dan disiapkan,” tegas Fadjry.

Selain pemupukan, masalah lain yang terjadi dalam budi daya lada di Lampung adalah serangan penyakit busuk pangkal batang. Menurut Syafaruddin, hal ini dapat dikendalikan dengan agens hayati. “Seperti yang pernah di uji coba pada kebun lada yang terserang di Bangka Belitung. Penggunaan agens hayati ini dapat menurunkan serangan penyakit hingga 30%.” terangnya.

Syafaruddin menambahkan pola integrasi perlu dilakukan untuk meningkatkan pendapatan petani dan mengantisipasi terjadinya fluktuasi harga lada. Petani dianjurkan menyertakan kegiatan lainnya seperti integrasi dengan ternak, tumpangsari lada dengan kopi atau tanaman lainnya.

“Integrasi lada dengan ternak dan penanaman penutup tanah seperti arachis pintoi sangat dianjurkan untuk mendukung budi daya lada yang efisien, ramah lingkungan dan berkelanjutan serta menambah pendapatan petani.” urai Syafaruddin. Selain itu penggunaan tanaman penutup tanah akan mengurangi terjadinya serangan hama dan penyakit.

Selain itu, masalah yang sering dikeluhkan oleh importir rempah Eropa terhadap produk lada Indonesia yaitu tingginya kadar kotoran dan kontaminasi mikroorganisme. Sehingga diperlukan perbaikan cara pengolahan lada hitam di tingkat petani. “Badan Litbang Pertanian telah mengembangkan cara pengolahan dengan merancang alat perontok lada, pengering dan blansir.” pungkas Syafaruddin.

Dalam audiensi tersebut, hadir Prof. Irwan Sukri Banuwa, Dekan Fakultas Pertanian UNILA, Asisten Perekonomian dan Pembangunan, Kabadan Litbangda, Kadis Perkebunan, Kepala BPTP Lampung, Kepala Balittri, Koordinator KSPHP, dan Koordinator PE Puslitbang Perkebunan serta para Peneliti Balittro (Tedy/Nurul/Sukamto).(ND)

sumber : Pilarpertanian

Tags: BalitbangtanLadaLampung
ShareTweetSendShare
admin infomitratani

admin infomitratani

Related Posts

Kementan Berinisiatif Mendirikan Klaster Pertanian Modern

Kementan Berinisiatif Mendirikan Klaster Pertanian Modern

by salma hn
8 Mei 2024
0

InfoMitraTani.com - Kementerian Pertanian (Kementan) berencana untuk mendirikan klaster pertanian modern yang akan mengadopsi sistem pertanian dari negara-negara maju. Rencana...

Rahasia di Balik Nikmatnya Beras Tani Jaya: Temukan Beras Pilihan untuk Setiap Sajian Keluarga Anda!

Rahasia di Balik Nikmatnya Beras Tani Jaya: Temukan Beras Pilihan untuk Setiap Sajian Keluarga Anda!

by salma hn
26 Maret 2024
0

Infomitratani.com - Beras merupakan salah satu kebutuhan pokok yang tak terpisahkan dari kehidupan sehari-hari masyarakat Indonesia. Rasanya yang nikmat dan...

Kementan Sarankan Ikut AUTP Antisipasi Gagal Panen

Kementan Sarankan Ikut AUTP Antisipasi Gagal Panen

by smardheatul
24 Maret 2022
0

Padang Pariaman - Kementerian Pertanian (Kementan) mengimbau petani di Nagari Aua Malintang, Kabupaten Padang Pariaman, Sumatera Barat (Sumbar) untuk mengikuti...

Kementan Canangkan Program Irigasi Untuk Kesejahteraan Petani di Tabanan

Kementan Canangkan Program Irigasi Untuk Kesejahteraan Petani di Tabanan

by admin infomitratani
11 Februari 2022
0

Tabanan - Kementerian Pertanian (Kementan) menggulirkan program irigasi pertanian berupa embung & Rehabilitasi Jaringan Irigasi Pertanian (RJIT) buat sejumlah petani...

Optimalkan Pasar Mitra Tani, Kementan Amankan Harga Pangan Persiapan Nataru

Optimalkan Pasar Mitra Tani, Kementan Amankan Harga Pangan Persiapan Nataru

by admin infomitratani
7 Desember 2021
0

Jelang perayaan hari raya Natal 2021 dan Tahun Baru 2022 yang sering kali terjadi gangguan pasokan dan harga pangan, Kementerian...

Next Post
Telkom dan MBN Hadirkan Agree untuk Bantu Petani, Wamendes PDTT: Segera Dieksekusi

Telkom dan MBN Hadirkan Agree untuk Bantu Petani, Wamendes PDTT: Segera Dieksekusi

150 Ribu Ha Lahan Pertanian Berubah Jadi Industri dan Jalan

150 Ribu Ha Lahan Pertanian Berubah Jadi Industri dan Jalan

0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Login
Notify of
new follow-up comments
    guest


    guest

    0 Comments
    Oldest
    Newest Most Voted
    Inline Feedbacks
    View all comments

    Paling Terpopuler

    • Petani Kabupaten HSU Berharap Harga Pupuk Turun

      Petani Kabupaten HSU Berharap Harga Pupuk Turun

      0 shares
      Share 0 Tweet 0
    • Kementan Genjot Potensi Lahan Sawah Tadah Hujan Di Blora

      0 shares
      Share 0 Tweet 0
    • Ratusan hektar tanaman padi terancam gagal panen di P. Bandar

      0 shares
      Share 0 Tweet 0
    • BPS: Pertanian sektor andalan di Triwulan I 2021

      0 shares
      Share 0 Tweet 0
    • Empat teknik mengelola hara padi sawah

      0 shares
      Share 0 Tweet 0

    Feed Twitter Infomitratani

    © Copyright Infomitratani Team All Rights Reserved

    No Result
    View All Result
    • Homepages
      • Homepage Layout 1
      • Homepage Layout 2
    • National

    Welcome Back!

    Login to your account below

    Forgotten Password?

    Create New Account!

    Fill the forms bellow to register

    All fields are required. Log In

    Retrieve your password

    Please enter your username or email address to reset your password.

    Log In
    wpDiscuz