Kamis, Januari 22, 2026
Mitra TaniKu
  • Login
  • Info Kementan
  • Mitra Tani
  • Pasar Tani
  • Gapoktan Tani
  • Farming
No Result
View All Result
  • Info Kementan
  • Mitra Tani
  • Pasar Tani
  • Gapoktan Tani
  • Farming
No Result
View All Result
Mitra TaniKu
No Result
View All Result
Home Farming

Modal Rp 5 Juta, Hasilkan Ubi Ungu Rp 70 Juta !

admin infomitratani by admin infomitratani
19 Februari 2021
in Farming, Gapoktan Tani, National
0
Modal Rp 5 Juta, Hasilkan Ubi Ungu Rp 70 Juta !
0
SHARES
10
VIEWS

RELATED POSTS

Bukan di China atau Eropa, Showroom Lepas Pertama di Dunia Justru Hadir di Kelapa Gading

Instruksi Kakorlantas Polri Optimalkan Rest Area Dan Exit Tol Saat Arus Balik

TABLOIDSINARTANI.COM, Cianjur — Seorang petani Desa Karya Bakti, Kecamatan Cidaun, Kabupaten Cianjur ini berhasil tanam ubi ungu dengan modal Rp 5 juta dan hasilnya mencapai Rp 70 jutaan !

Namanya adalah Acon, dengan modal minim dirinya mampu melipatgandakan hasil pertanaman ubi ungu di lahan garapan seluas 2 hektar dan panen dengan angka 10 ton per hektarnya.

Dilansir dari Akun YouTube Dida Herdyansyah (https://youtu.be/f08D8qkLmqE), Acon mampu panen ubi ungu di umur 90 hari setelah tanam (HST). “Dibandingkan tanaman lain, penghasilanny mendingan ubi ungu gitu. Lebih cepat hasilnya,” ungkap Acon.

Dirinya menanam ubi ungu dengan metode pucuk. Untuk bibit, pucuk yang ditanam adalah ukuran 30 cm atau 8 buku. “Karena yang dibutuhkan adalah akar-akar yang keluar dari buku-buku tersebut untuk menjadi calon umbi,” bebernya.

Dirinya menanam di lahan dengan menggunakan kompos sehingga hasil yang didapat pun lebih bagus. “Kita berikan kompos dulu di lahan bedengan. Kita buat bedengan butuh waktu 15 hari untuk lahan garapan 2 hektar terasering seperti ini,” ungkapnya. 

Diakuinya, pemeliharaan ubi ungu juga paling mudah. Mulai dari pemangkasan tunas gondrong dari ubi jalar ini pada umur 45 hari. “Bisa juga tunas baru itu diambil untuk ditanam di daerah lainnya sehingga berlanjut terus. Pupuk sendiri menggunakan pupuk cair saja dan kompos di awal,” bebernya.

Hama pun diakui Acon hanya ada hama ulat dan bisa diatasi dengan mudah dengan bantuan tenaga kerja hanya 5 orang.

Hasil panen Acon pun dihargai Rp 4 ribu per kilogram di lahan. Penyimpanannya sendiri mudah dan tidak akan susut. “Disimpan di gudang untuk menahan harga pun enggak masalah,” tuturnya. 

Tags: Pangan
ShareTweetSendShare
admin infomitratani

admin infomitratani

Related Posts

Bukan di China atau Eropa, Showroom Lepas Pertama di Dunia Justru Hadir di Kelapa Gading

by salma hn
19 Januari 2026
0

Jakarta - Lepas resmi membuka showroom pertamanya di dunia di kawasan Kelapa Gading, Jakarta Utara, Senin (19/1/2026). Peresmian ini menjadi...

Instruksi Kakorlantas Polri Optimalkan Rest Area Dan Exit Tol Saat Arus Balik

Instruksi Kakorlantas Polri Optimalkan Rest Area Dan Exit Tol Saat Arus Balik

by salma hn
31 Desember 2025
0

JAKARTA – Menjelang perayaan malam Tahun Baru 2025, pihak kepolisian bersama stakeholder terkait terus mematangkan persiapan pengamanan serta pengaturan arus...

Instruksi Kakorlantas Mengenai Aturan SKB Pembatasan Truk

Instruksi Kakorlantas Polri Fokus Pada Langkah Preemtif Dan Preventif Di Jalan Raya

by salma hn
31 Desember 2025
0

JAKARTA – Kepala Korps Lalu Lintas Polri (Kakorlantas) Irjen Agus Suryonugroho memaparkan capaian signifikan Korlantas Polri selama melaksanakan lima agenda...

Analisis Kakorlantas Polri Mengenai Penurunan Angka Kecelakaan Semester Satu 2025

Analisis Kakorlantas Polri Mengenai Penurunan Angka Kecelakaan Semester Satu 2025

by salma hn
31 Desember 2025
0

BEKASI – Kepala Korps Lalu Lintas Polri (Kakorlantas), Irjen Agus Suryonugroho, mengungkapkan bahwa jumlah korban meninggal dunia akibat kecelakaan lalu...

Pesan Kakorlantas Polri Irjen Pol Drs Agus Suryonugroho Satu Anggota 20 Sahabat Komunitas

Pesan Kakorlantas Polri Irjen Pol Drs Agus Suryonugroho Satu Anggota 20 Sahabat Komunitas

by salma hn
31 Desember 2025
0

BEKASI – Kakorlantas Polri Irjen Pol Drs. Agus Suryonugroho, S.H., M.Hum. menginstruksikan setiap anggotanya untuk membangun kedekatan personal dengan masyarakat...

Next Post

2.708 Hektare lahan pertanian Kudus puso akibat banjir

Petani Indonesia didominasi orang-orang berusia lanjut

0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Login
Notify of
guest

guest

0 Comments
Oldest
Newest Most Voted
Inline Feedbacks
View all comments

Paling Terpopuler

  • Professor Ngabalin, bersama Vice Presiden Busan University of Foreign Studies (BUFS) Korea Selatan Prof. Kwon, Sun-Hee, Ph . D

    Prof. Dr. Ali Mochtar Ngabalin: Indonesia Harus Hadir di Dunia sebagai Teladan Transformasi Sosial

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Petani Kabupaten HSU Berharap Harga Pupuk Turun

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Kementan Genjot Potensi Lahan Sawah Tadah Hujan Di Blora

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Kapolri: Layani dan Lindungi, Serta Perhatikan Rasa Keadilan Masyarakat

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Ratusan hektar tanaman padi terancam gagal panen di P. Bandar

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Feed Twitter Infomitratani

© Copyright Infomitratani Team All Rights Reserved

No Result
View All Result
  • Homepages
    • Homepage Layout 1
    • Homepage Layout 2
  • National

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Create New Account!

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
wpDiscuz