Sabtu, Oktober 31, 2026
Mitra TaniKu
  • Login
  • Info Kementan
  • Mitra Tani
  • Pasar Tani
  • Gapoktan Tani
  • Farming
No Result
View All Result
  • Info Kementan
  • Mitra Tani
  • Pasar Tani
  • Gapoktan Tani
  • Farming
No Result
View All Result
Mitra TaniKu
No Result
View All Result
Home National

Kakorlantas Polri: Tidak Ada Keuntungan Ekonomi yang Lebih Berharga daripada Keselamatan Manusia

salma hn by salma hn
23 Juni 2026
in National
0
Kakorlantas Polri: Tidak Ada Keuntungan Ekonomi yang Lebih Berharga daripada Keselamatan Manusia
0
SHARES
6
VIEWS

JAKARTA — Fenomena menjamurnya kendaraan bermotor berstatus Over Dimension Over Loading (ODOL) saat ini telah bertransformasi menjadi ancaman yang sangat serius bagi keselamatan keluarga. Risiko ini mengintai setiap hari saat masyarakat menggunakan jalan raya untuk menuju area kantor, sekolah, pasar, maupun untuk sekadar kembali ke rumah.

Kelebihan dimensi ukuran serta volume muatan barang yang tidak sesuai dengan standar teknis pabrikan terbukti menaikkan grafik risiko kecelakaan lalin. Hal ini tidak hanya membahayakan nyawa pengemudi truk itu sendiri, melainkan juga berpotensi besar merugikan seluruh pengguna jalan secara umum.

RELATED POSTS

Bagaimana Gerak Cepat Tim URC Polda Sulut Ringkus Pelaku Pembunuhan Profesor Sukabumi? #ReserseBekerja

Bagaimana Tim URC Reserse Andalkan Alat Bukti Ungkap Kejahatan Fisik hingga Digital #ReserseBekerja?

Secara filosofis, lajur jalan raya bukan sekadar lintasan aspal mati bagi pergerakan kendaraan bermotor. Jalur ini merupakan ruang kehidupan bersama yang dipenuhi oleh para pekerja, pelajar, orang tua, anak-anak, serta para pengguna kendaraan roda dua dan transportasi umum.

Ketika armada kendaraan ODOL yang mengalami kelebihan beban mekanis mulai sulit untuk dikendalikan di atas aspal, potensi fatalitas kecelakaan akan meningkat tajam. Kondisi ini kerap membawa dampak kehilangan yang sangat mendalam bagi kebahagiaan keluarga korban yang ditinggalkan.

Kepala Korps Lalu Lintas (Kakorlantas) Polri, Irjen Pol. Drs. Agus Suryonugroho, S.H., M.Hum., menegaskan bahwa penanganan komprehensif terhadap truk ODOL wajib menempatkan variabel keselamatan manusia sebagai pusat utama dari proses pengambilan kebijakan negara.

Pernyataan fundamental tersebut disampaikannya secara terbuka saat menjadi pembicara kunci dalam agenda Seminar Nasional dan Deklarasi Pakta Integritas menuju Kalimantan Selatan Bebas ODOL.

“Ketika kita bicara kendaraan over dimension dan over loading, sesungguhnya yang dibicarakan bukan hanya kendaraan dan muatan,” ujar Irjen Pol. Agus Suryonugroho dengan saksama.

Membedah Formula Solusi Lewat Pendekatan Interdisipliner

Menurut analisis mendalam Irjen Agus, sengkarut masalah ODOL di Indonesia memerlukan pola pendekatan interdisipliner yang luas. Kebijakan ini tidak bisa hanya menyentuh satu sisi, melainkan wajib mencakup aspek ekonomi makro, kebijakan fiskal, sosiologis masyarakat, psikologis pengemudi, hingga konsistensi dalam penegakan hukum di lapangan.

Oleh karena alasan itu, institusi Polri bersama dengan kementerian teknis terkait telah merancang cetak biru langkah penanganan yang berjalan secara bertahap. Strategi ini dimulai dari penguatan lini edukasi persuasif hingga tindakan penegakan hukum yang terukur, dengan target penerapan penuh Zero ODOL secara nasional pada 1 Januari 2027.

Struktur strategi besar ini meliputi gerakan peningkatan kesadaran publik melalui kampanye edukasi yang masif, penguatan sistem pengawasan terpadu di area lapangan, serta pemberian sanksi pidana maupun denda yang tegas terhadap setiap bentuk pelanggaran.

Melalui aplikasi pendekatan menyeluruh ini, seluruh armada kendaraan angkutan barang diharapkan dapat mematuhi batas dimensi dan muatan maksimal. Langkah ini dinilai efektif untuk mengurangi tingkat keausan aspal jalan serta meminimalisasi risiko kecelakaan maut.

Menjaga Kelancaran Roda Distribusi Ekonomi Tanpa Mengorbankan Nyawa

Pihak kepolisian menggarisbawahi bahwa program penanganan kendaraan ODOL ini bukan semata-mata ditujukan untuk kepentingan kepatuhan hukum di atas kertas. Gerakan nasional ini murni digulirkan demi melindungi hak hidup masyarakat luas.

Kendaraan angkutan yang beroperasi sesuai dengan standar teknis akan jauh lebih mudah untuk dikendalikan saat bermanuver, mengurangi tekanan berlebih pada rem, serta menjaga kelancaran distribusi logistik nasional. Efek positif ini akan berdampak baik pada seluruh aspek perekonomian tanpa harus mengorbankan faktor keselamatan jiwa manusia.

Irjen Agus kembali mengingatkan dengan tajam bahwa jalan raya adalah ruang kehidupan bersama bagi semua elemen bangsa. Sinergi ini menuntut pemahaman bahwa tidak ada keuntungan ekonomi dalam bentuk apa pun yang nilainya lebih berharga daripada keselamatan nyawa manusia.

Oleh sebab itu, tanggung jawab moral untuk menangani pelanggaran ODOL harus mengikat dan melibatkan berbagai pemangku kepentingan, mulai dari perusahaan angkutan, pemilik armada, pengemudi, hingga unsur pemerintah dan elemen masyarakat sipil.

Tingkat kepatuhan para pelaku transportasi terhadap batas dimensi dan muatan wajib dijadikan sebagai fondasi utama di lapangan. Di sisi lain, para pengguna jalan raya secara umum juga dituntut untuk terus meningkatkan kewaspadaan demi menjaga keselamatan bersama.

Program penanganan ODOL pada akhirnya adalah upaya kolektif negara untuk memenangkan permainan kompleks antara pemenuhan kebutuhan ekonomi dan prioritas keselamatan publik. Melalui upaya terpadu yang solid tersebut, setiap individu diharapkan dapat menjalani aktivitas sehari-hari dengan tenang dan dapat kembali ke tengah keluarganya dengan selamat tanpa terancam oleh momok ODOL.

Sumber: Mediahub Polri, Divisi Humas Polri, Instagram Korlantas Polri

Tags: Kakorlantas PolriSelamatkan KeluargaZero ODOL 2027
ShareTweetSendShare
salma hn

salma hn

Related Posts

Bagaimana Gerak Cepat Tim URC Polda Sulut Ringkus Pelaku Pembunuhan Profesor Sukabumi? #ReserseBekerja

Bagaimana Gerak Cepat Tim URC Polda Sulut Ringkus Pelaku Pembunuhan Profesor Sukabumi? #ReserseBekerja

by salma hn
6 Oktober 2026
0

MAKASSAR — Tim Unit Reaksi Cepat (URC) Resmob Polda Sulawesi Selatan menangkap PAL (41), terduga pelaku pembunuhan seorang profesor yang...

Dari Kasus Siber Hingga Umrah: Reserse Jaga Profesionalisme Hukum

Bagaimana Tim URC Reserse Andalkan Alat Bukti Ungkap Kejahatan Fisik hingga Digital #ReserseBekerja?

by salma hn
23 September 2026
0

JAKARTA — Proses penegakan hukum tindak pidana membutuhkan kerja penyidikan yang cermat dan berbasis pembuktian ilmiah (scientific crime investigation). Tindakan...

Telusuri Jejak Digital CCTV, Tim URC Resmob Bareskrim Bekuk 5 Eksekutor dan Joki #ReserseBekerja

Telusuri Jejak Digital CCTV, Tim URC Resmob Bareskrim Bekuk 5 Eksekutor dan Joki #ReserseBekerja

by salma hn
23 September 2026
0

JAKARTA — Aksi komplotan maling spesialis pembobol rumah yang sempat terekam kamera pengawas (CCTV) dan tular di media sosial akhirnya...

Dari Kasus Siber Hingga Umrah: Reserse Jaga Profesionalisme Hukum

Pembuktian Ilmiah KUHAP Baru, Cara Tim URC Pelabuhan Belawan Usut Jaringan Sabu #ReserseBekerja

by salma hn
22 September 2026
0

MEDAN DELI — Tim URC Pelabuhan Belawan dari Satuan Reserse Narkoba Polres Pelabuhan Belawan mengamankan seorang pria berinisial H (31)...

#ReserseBekerja: URC Polres Pelabuhan Belawan Kembangkan Jaringan Sabu Usai Amankan Pengedar di Mabar Hilir

#ReserseBekerja: URC Polres Pelabuhan Belawan Kembangkan Jaringan Sabu Usai Amankan Pengedar di Mabar Hilir

by salma hn
22 September 2026
0

MEDAN DELI — Informasi dari masyarakat kembali membuahkan hasil nyata dalam pemberantasan peredaran gelap narkotika di Kota Medan. Satuan Reserse...

Next Post
Dampak Buruk Praktik Overload Bagi Pengusaha: Boros Bahan Bakar Hingga Armada Cepat Rusak

Dampak Buruk Praktik Overload Bagi Pengusaha: Boros Bahan Bakar Hingga Armada Cepat Rusak

Manifestasi Profesionalisme Korps Baju Cokelat: Dekatkan Pelayanan Medis Spesialistik ke Akar Rumput

Manifestasi Profesionalisme Korps Baju Cokelat: Dekatkan Pelayanan Medis Spesialistik ke Akar Rumput

0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Login
Notify of
guest

guest

0 Comments
Oldest
Newest Most Voted
Inline Feedbacks
View all comments

Paling Terpopuler

  • Professor Ngabalin, bersama Vice Presiden Busan University of Foreign Studies (BUFS) Korea Selatan Prof. Kwon, Sun-Hee, Ph . D

    Prof. Dr. Ali Mochtar Ngabalin: Indonesia Harus Hadir di Dunia sebagai Teladan Transformasi Sosial

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Petani Kabupaten HSU Berharap Harga Pupuk Turun

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Kementan Genjot Potensi Lahan Sawah Tadah Hujan Di Blora

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Kapolri: Layani dan Lindungi, Serta Perhatikan Rasa Keadilan Masyarakat

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Rencana Impor 22.500 Ton Beras dari Kamboja: Upaya Pemerintah untuk Menjaga Ketersediaan Stok Beras

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Feed Twitter Infomitratani

© Copyright Infomitratani Team All Rights Reserved

No Result
View All Result
  • Homepages
    • Homepage Layout 1
    • Homepage Layout 2
  • National

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Create New Account!

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
wpDiscuz