Rabu, September 16, 2026
Mitra TaniKu
  • Login
  • Info Kementan
  • Mitra Tani
  • Pasar Tani
  • Gapoktan Tani
  • Farming
No Result
View All Result
  • Info Kementan
  • Mitra Tani
  • Pasar Tani
  • Gapoktan Tani
  • Farming
No Result
View All Result
Mitra TaniKu
No Result
View All Result
Home National

Dampak Buruk Praktik Overload Bagi Pengusaha: Boros Bahan Bakar Hingga Armada Cepat Rusak

salma hn by salma hn
23 Juni 2026
in National
0
Dampak Buruk Praktik Overload Bagi Pengusaha: Boros Bahan Bakar Hingga Armada Cepat Rusak
0
SHARES
6
VIEWS

JAKARTA — Sebuah armada kendaraan angkutan barang mungkin memang masih terlihat dapat melaju dengan lancar ketika dipaksa membawa muatan yang melebihi kapasitas standar. Namun, persoalan keselamatan yang sebenarnya baru akan muncul secara fatal di saat pengemudi harus menghentikan laju kendaraan tersebut dalam kondisi darurat.

Beban muatan yang semakin berat secara otomatis akan memperpanjang jarak pengereman mekanis kendaraan di atas aspal. Kondisi kritis ini membuat hitungan beberapa detik saja menjadi faktor penentu utama antara perjalanan yang selamat atau kecelakaan beruntun yang serius.

RELATED POSTS

#ReserseBekerja: Tim URC Bareskrim Polri Baca Situasi TKP dalam Hitungan Menit

#ReserseBekerja Lintas Wilayah: URC Bareskrim Tangkap Pasutri Pelaku Pembunuhan Salon

Setiap pengemudi logistik tentu memiliki keinginan kuat untuk bisa tiba di lokasi tujuan dengan aman guna menyelesaikan tanggung jawab pekerjaannya. Pengguna jalan raya lainnya juga menaruh harapan yang sama besar agar kendaraan bertubuh besar di sekitar mereka dapat bermanuver dan berhenti tepat waktu saat terjadi hambatan.

Sayangnya, praktik penyalahgunaan muatan atau overload memaksa komponen mesin, sistem rem, ban, serta suspensi bekerja keras melampaui batas kemampuan teknis yang telah dirancang oleh produsen.

Kepala Korps Lalu Lintas (Kakorlantas) Polri, Irjen Pol. Drs. Agus Suryonugroho, S.H., M.Hum., secara konsisten menempatkan variabel keselamatan manusia sebagai tujuan paling utama dalam cetak biru penanganan kendaraan Over Dimension dan Over Loading (ODOL).

Jajaran kepolisian lalu lintas menegaskan bahwa penegakan hukum di koridor jalan raya tidak didasari oleh motif mencari-cari kesalahan para pengemudi angkutan.

“Kami tidak bangga menindak. Yang kami perjuangkan adalah keselamatan masyarakat,” tegas Irjen Pol. Agus Suryonugroho secara lugas.

Risiko Rem Blong dan Kehilangan Stabilitas di Jalur Turunan

Peringatan keras dari Korlantas Polri ini dinilai sangat relevan bagi seluruh armada angkutan barang yang setiap hari melintasi kawasan industri, jalan perkotaan, jalur antarkota, hingga jaringan jalan nasional di Indonesia. Upaya sepihak pengusaha untuk mengejar efisiensi biaya dengan cara menambah volume muatan justru berpotensi memicu pembengkakan biaya perbaikan, pemborosan bahan bakar, keterlambatan distribusi, hingga kerugian finansial masif akibat kecelakaan.

Berdasarkan analisis teknis dari pakar otomotif Cartrack, muatan yang melebihi ambang batas kelaikan secara drastis akan menurunkan kemampuan sasis kendaraan dalam menjaga stabilitas serta melakukan manuver berkelok. Tekanan tambahan yang terlalu ekstrem pada sistem hidrolik pengereman dapat membuat material rem mengalami panas berlebih (overheat) sehingga tidak dapat bekerja secara optimal.

Risiko fatalitas ini terpantau bertambah berkali-kali lipat lebih besar ketika kendaraan logistik tersebut harus melewati jalur turunan curam, tikungan tajam, permukaan jalan rusak, atau saat melaju dengan kecepatan tinggi.

Sejalan dengan analisis tersebut, perusahaan penyedia jasa transportasi TRAC juga menyebutkan bahwa bobot kendaraan yang jauh lebih berat membutuhkan jarak pengereman yang jauh lebih panjang karena perangkat rem dipaksa bekerja ekstra keras. Selain memperlambat waktu respons mekanis kendaraan terhadap injakan pedal, fenomena muatan berlebih ini terbukti mempercepat keausan tapak ban, merusak sistem suspensi, menurunkan kinerja mesin secara drastis, serta memicu lonjakan konsumsi bahan bakar.

Langkah Preventif Mengukur Batas Berat Kendaraan Sebelum Berangkat

Oleh karena adanya risiko teknis yang membahayakan nyawa tersebut, setiap perusahaan logistik dan para pengemudi wajib mengetahui secara pasti angka Gross Vehicle Weight (GVW) atau berat kotor kendaraan yang diizinkan. Awak angkutan dituntut untuk melakukan penimbangan berat barang secara akurat di jembatan timbang sebelum armada diberangkatkan ke jalan raya.

Sopir juga harus membagi penempatan muatan secara merata di dalam bak truk serta melakukan pemeriksaan rutin secara berkala pada sektor krusial seperti rem, tekanan angin ban, dan ketahanan suspensi. Saat berada di lajur jalan, pengemudi juga wajib menyesuaikan kecepatan berkendara serta menjaga jarak aman dengan kendaraan di depannya.

Bagi setiap anggota keluarga yang menunggu di rumah, kepatuhan teknis dari para pelaku industri transportasi ini membantu memastikan bahwa orang-orang tercinta mereka dapat kembali ke rumah dengan selamat.

Muatan yang berlebih terbukti secara nyata mengurangi kemampuan inheren dari kendaraan untuk melindungi pengemudi dan pengguna jalan lainnya dari risiko benturan. Mematuhi batas muatan bukan sekadar urusan menaati lembar regulasi hukum, melainkan memastikan kendaraan tetap stabil, mudah dikendalikan, dan mampu berhenti seketika ketika keselamatan jiwa hanya bergantung pada satu injakan rem.

Sumber: Korlantas Polri, Cartrack, TRAC

Tags: Kakorlantas PolriKeselamatan JalanPolri PresisiTruk Overload Bahaya
ShareTweetSendShare
salma hn

salma hn

Related Posts

#ReserseBekerja: Tim URC Bareskrim Polri Baca Situasi TKP dalam Hitungan Menit

#ReserseBekerja: Tim URC Bareskrim Polri Baca Situasi TKP dalam Hitungan Menit

by salma hn
10 September 2026
0

JAKARTA — Dinamika di lapangan sering kali tidak memberikan ruang waktu yang panjang bagi personel kepolisian untuk mengambil keputusan. Situasi...

Putusan MK Nomor 21/PUU-XII/2014: Tonggak Penting Perlindungan Hukum dalam Proses Penyidikan

#ReserseBekerja Lintas Wilayah: URC Bareskrim Tangkap Pasutri Pelaku Pembunuhan Salon

by salma hn
8 September 2026
0

JAKARTA — Kecepatan merespons laporan masyarakat menjadi titik krusial penegakan hukum pidana. Saat tindak kejahatan terjadi, Tim Unit Reaksi Cepat...

Tindakan Tegas Terukur #ReserseBekerja Dua Pelaku Pembunuhan Pemilik Salon Meringkuk

Tindakan Tegas Terukur #ReserseBekerja Dua Pelaku Pembunuhan Pemilik Salon Meringkuk

by salma hn
8 September 2026
0

JAKARTA — Bareskrim Polri terus memperkuat fungsi reserse dalam mengungkap tindak pidana melalui penyelidikan terukur dan respons cepat di lapangan....

Putusan MK Nomor 21/PUU-XII/2014: Tonggak Penting Perlindungan Hukum dalam Proses Penyidikan

#ReserseBekerja Paradigma Modern URC Satreskrim Berorientasi Bukti Sah

by salma hn
7 September 2026
0

JAKARTA — Faktor waktu menjadi elemen yang sangat krusial dalam penanganan perkara tindak pidana oleh Kepolisian Negara Republik Indonesia. Masyarakat...

Kebijakan Moratorium Bareskrim: Lindungi Hak Masyarakat Adat dan Sipil

Kebijakan Moratorium Bareskrim: Lindungi Hak Masyarakat Adat dan Sipil

by salma hn
7 September 2026
0

JAKARTA — Bareskrim Polri resmi memberlakukan moratorium atau penangguhan sementara dalam penanganan perkara tindak pidana yang berkaitan dengan konflik agraria...

Next Post
Manifestasi Profesionalisme Korps Baju Cokelat: Dekatkan Pelayanan Medis Spesialistik ke Akar Rumput

Manifestasi Profesionalisme Korps Baju Cokelat: Dekatkan Pelayanan Medis Spesialistik ke Akar Rumput

Program Polantas Menyapa Tinggalkan Kenangan, Ojol Kenang Kepemimpinan Irjen Agus Suryonugroho

Program Polantas Menyapa Tinggalkan Kenangan, Ojol Kenang Kepemimpinan Irjen Agus Suryonugroho

0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Login
Notify of
guest

guest

0 Comments
Oldest
Newest Most Voted
Inline Feedbacks
View all comments

Paling Terpopuler

  • Professor Ngabalin, bersama Vice Presiden Busan University of Foreign Studies (BUFS) Korea Selatan Prof. Kwon, Sun-Hee, Ph . D

    Prof. Dr. Ali Mochtar Ngabalin: Indonesia Harus Hadir di Dunia sebagai Teladan Transformasi Sosial

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Petani Kabupaten HSU Berharap Harga Pupuk Turun

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Kementan Genjot Potensi Lahan Sawah Tadah Hujan Di Blora

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Kapolri: Layani dan Lindungi, Serta Perhatikan Rasa Keadilan Masyarakat

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Rencana Impor 22.500 Ton Beras dari Kamboja: Upaya Pemerintah untuk Menjaga Ketersediaan Stok Beras

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Feed Twitter Infomitratani

© Copyright Infomitratani Team All Rights Reserved

No Result
View All Result
  • Homepages
    • Homepage Layout 1
    • Homepage Layout 2
  • National

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Create New Account!

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
wpDiscuz