Sabtu, Oktober 31, 2026
Mitra TaniKu
  • Login
  • Info Kementan
  • Mitra Tani
  • Pasar Tani
  • Gapoktan Tani
  • Farming
No Result
View All Result
  • Info Kementan
  • Mitra Tani
  • Pasar Tani
  • Gapoktan Tani
  • Farming
No Result
View All Result
Mitra TaniKu
No Result
View All Result
Home National

Sukses Tekan Korban Jiwa Hingga 9,5 Persen, Polantas Tetap Tancap Gas Kejar Target Zero ODOL

salma hn by salma hn
19 Juni 2026
in National
0
Sukses Tekan Korban Jiwa Hingga 9,5 Persen, Polantas Tetap Tancap Gas Kejar Target Zero ODOL
0
SHARES
4
VIEWS

JAKARTA — Korps Lalu Lintas (Korlantas) Polri memberikan atensi penuh terhadap masih tingginya angka kasus kecelakaan lalu lintas di jalan raya seluruh wilayah Indonesia. Berdasarkan hasil analisis dan evaluasi mendalam tim Korlantas, praktik pengoperasian kendaraan Over Dimension dan Over Loading (ODOL) dituding kuat menjadi salah satu pemicu utama terjadinya kegagalan fatalitas di jalan raya.

Kakorlantas Polri, Irjen Pol. Drs. Agus Suryonugroho, S.H., M.Hum., membeberkan data statistik kecelakaan nasional periode 2024–2025. Data tersebut menunjukkan tren yang cukup mengkhawatirkan pada sisi kuantitas kejadian, namun mencatatkan sedikit angin segar pada penurunan angka fatalitas korban jiwa.

RELATED POSTS

Bagaimana Gerak Cepat Tim URC Polda Sulut Ringkus Pelaku Pembunuhan Profesor Sukabumi? #ReserseBekerja

Bagaimana Tim URC Reserse Andalkan Alat Bukti Ungkap Kejahatan Fisik hingga Digital #ReserseBekerja?

Sepanjang tahun 2025, angka kecelakaan lalu lintas di Indonesia dilaporkan melambung hingga menyentuh 158.508 kejadian. Jumlah total tersebut terpantau melonjak sebesar 5 persen jika dibandingkan dengan periode tahun 2024 yang mencatatkan sebanyak 150.906 kasus di jalanan.

Meskipun secara grafik angka kejadian mengalami kenaikan, Korlantas Polri sukses menekan angka korban meninggal dunia secara signifikan sebesar 9,5 persen. Angka fatalitas berhasil didegradasi dari 26.839 jiwa pada tahun 2024 menjadi 24.296 jiwa pada penutupan tahun 2025.

“Peristiwa kecelakaan lalu lintas sampai saat ini cukup signifikan. Faktor penyebab daripada peristiwa kecelakaan salah satunya adalah kendaraan over dimension dan over loading serta kendaraan transportasi yang tidak ramah lingkungan,” ungkap Irjen Pol. Agus Suryonugroho.

Mengutamakan Hak Hidup di Atas Keuntungan Finansial

Jenderal bintang dua tersebut memaparkan secara gamblang bahwa sengkarut truk ODOL bukan sekadar masalah pelanggaran administratif lalu lintas biasa. Dampak destruktif yang ditimbulkan di lapangan berkolerasi langsung dengan hilangnya nyawa pengguna jalan lain serta rusaknya kualitas sistem transportasi nasional secara makro.

Oleh sebab itulah, jajaran Korlantas bersama kementerian teknis dan lembaga terkait terus tancap gas mendorong implementasi kebijakan Zero ODOL secara bertahap. Langkah mitigasi ini ditempuh demi memangkas risiko kecelakaan secara makro dan menyelamatkan aset infrastruktur negara.

Irjen Agus mengingatkan dengan tegas kepada para pelaku industri, pemilik armada, serta pengusaha logistik agar tidak lagi menutup mata dan mengorbankan aspek keselamatan publik demi meraup profit keuntungan bisnis semata.

“Jalan raya adalah ruang kehidupan bersama. Karena itu setiap keputusan untuk mematuhi aturan keselamatan adalah bentuk kehormatan terhadap hak hidup sesama pengguna jalan. Tidak ada keuntungan ekonomi yang lebih berharga daripada keselamatan manusia,” tegas Kakorlantas Polri dengan saksama.

Mengapresiasi Inisiasi Kalsel Sebagai Proyek Percontohan Nasional

Dalam kesempatan evaluasi berkala tersebut, Kakorlantas juga memberikan apresiasi yang tinggi atas langkah cepat yang ditunjukkan oleh jajaran Polda Kalimantan Selatan dan Universitas Lambung Mangkurat (ULM). Kedua instansi ini berkolaborasi menginisiasi gerakan deklarasi komitmen bersama menuju wilayah bebas ODOL.

Menurut pandangannya, langkah progresif di tingkat daerah ini menjadi pemantik awal yang sangat krusial untuk menyukseskan agenda nasional. Gerakan ini diharapkan mampu menular ke berbagai wilayah hukum polda lainnya.

Irjen Agus menilai, mata rantai pelanggaran truk ODOL tidak akan pernah bisa diputus secara permanen jika aparat penegak hukum hanya mengandalkan tindakan represif atau penilangan manual di lapangan. Masalah struktural ini harus diurai secara holistik dan komprehensif melalui tiga pilar aspek utama yang saling berkaitan.

Pertama adalah aspek ekonomi dan fiskal yang dilakukan dengan meninjau kembali secara komprehensif terhadap struktur insentif usaha serta formula kalkulasi biaya logistik bagi pengusaha agar tetap kompetitif secara sehat. Kedua adalah aspek sosiologis yang menyentuh upaya membangun budaya kepatuhan hukum yang kuat dan menumbuhkan kesadaran berkendara yang aman secara kolektif di dalam lapisan masyarakat.

Aspek ketiga berkaitan dengan regulasi dan penegakan hukum yang diwujudkan melalui penguatan sinergi pengawasan di setiap jembatan timbang serta menerapkan tindakan hukum yang tegas dan tidak pandang bulu di lajur jalan raya.

Sebelum kebijakan Zero ODOL ini benar-benar diterapkan secara penuh dan serentak di seluruh wilayah nusantara, Korlantas Polri memastikan akan terus menggandeng para pemangku kepentingan (stakeholders). Upaya ini difokuskan untuk memperkuat lini edukasi masif guna membangun kesadaran publik yang organik.

Langkah kolaboratif yang solid di Kalimantan Selatan diharapkan mampu bertransformasi menjadi sebuah proyek percontohan (pilot project) yang sukses. Skema ini ditargetkan dapat ditiru dan diadaptasi dengan baik oleh provinsi-provinsi lain di Indonesia demi mewujudkan ruang transportasi yang beradab.

Tags: Data Kecelakaan LalinKakorlantas PolriRuang Kehidupan Bersama
ShareTweetSendShare
salma hn

salma hn

Related Posts

Bagaimana Gerak Cepat Tim URC Polda Sulut Ringkus Pelaku Pembunuhan Profesor Sukabumi? #ReserseBekerja

Bagaimana Gerak Cepat Tim URC Polda Sulut Ringkus Pelaku Pembunuhan Profesor Sukabumi? #ReserseBekerja

by salma hn
6 Oktober 2026
0

MAKASSAR — Tim Unit Reaksi Cepat (URC) Resmob Polda Sulawesi Selatan menangkap PAL (41), terduga pelaku pembunuhan seorang profesor yang...

Dari Kasus Siber Hingga Umrah: Reserse Jaga Profesionalisme Hukum

Bagaimana Tim URC Reserse Andalkan Alat Bukti Ungkap Kejahatan Fisik hingga Digital #ReserseBekerja?

by salma hn
23 September 2026
0

JAKARTA — Proses penegakan hukum tindak pidana membutuhkan kerja penyidikan yang cermat dan berbasis pembuktian ilmiah (scientific crime investigation). Tindakan...

Telusuri Jejak Digital CCTV, Tim URC Resmob Bareskrim Bekuk 5 Eksekutor dan Joki #ReserseBekerja

Telusuri Jejak Digital CCTV, Tim URC Resmob Bareskrim Bekuk 5 Eksekutor dan Joki #ReserseBekerja

by salma hn
23 September 2026
0

JAKARTA — Aksi komplotan maling spesialis pembobol rumah yang sempat terekam kamera pengawas (CCTV) dan tular di media sosial akhirnya...

Dari Kasus Siber Hingga Umrah: Reserse Jaga Profesionalisme Hukum

Pembuktian Ilmiah KUHAP Baru, Cara Tim URC Pelabuhan Belawan Usut Jaringan Sabu #ReserseBekerja

by salma hn
22 September 2026
0

MEDAN DELI — Tim URC Pelabuhan Belawan dari Satuan Reserse Narkoba Polres Pelabuhan Belawan mengamankan seorang pria berinisial H (31)...

#ReserseBekerja: URC Polres Pelabuhan Belawan Kembangkan Jaringan Sabu Usai Amankan Pengedar di Mabar Hilir

#ReserseBekerja: URC Polres Pelabuhan Belawan Kembangkan Jaringan Sabu Usai Amankan Pengedar di Mabar Hilir

by salma hn
22 September 2026
0

MEDAN DELI — Informasi dari masyarakat kembali membuahkan hasil nyata dalam pemberantasan peredaran gelap narkotika di Kota Medan. Satuan Reserse...

Next Post
Kakorlantas Polri: Tidak Ada Keuntungan Ekonomi yang Lebih Berharga daripada Keselamatan Manusia

Kakorlantas Polri: Tidak Ada Keuntungan Ekonomi yang Lebih Berharga daripada Keselamatan Manusia

Dampak Buruk Praktik Overload Bagi Pengusaha: Boros Bahan Bakar Hingga Armada Cepat Rusak

Dampak Buruk Praktik Overload Bagi Pengusaha: Boros Bahan Bakar Hingga Armada Cepat Rusak

0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Login
Notify of
guest

guest

0 Comments
Oldest
Newest Most Voted
Inline Feedbacks
View all comments

Paling Terpopuler

  • Professor Ngabalin, bersama Vice Presiden Busan University of Foreign Studies (BUFS) Korea Selatan Prof. Kwon, Sun-Hee, Ph . D

    Prof. Dr. Ali Mochtar Ngabalin: Indonesia Harus Hadir di Dunia sebagai Teladan Transformasi Sosial

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Petani Kabupaten HSU Berharap Harga Pupuk Turun

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Kementan Genjot Potensi Lahan Sawah Tadah Hujan Di Blora

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Kapolri: Layani dan Lindungi, Serta Perhatikan Rasa Keadilan Masyarakat

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Rencana Impor 22.500 Ton Beras dari Kamboja: Upaya Pemerintah untuk Menjaga Ketersediaan Stok Beras

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Feed Twitter Infomitratani

© Copyright Infomitratani Team All Rights Reserved

No Result
View All Result
  • Homepages
    • Homepage Layout 1
    • Homepage Layout 2
  • National

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Create New Account!

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
wpDiscuz