Rabu, September 16, 2026
Mitra TaniKu
  • Login
  • Info Kementan
  • Mitra Tani
  • Pasar Tani
  • Gapoktan Tani
  • Farming
No Result
View All Result
  • Info Kementan
  • Mitra Tani
  • Pasar Tani
  • Gapoktan Tani
  • Farming
No Result
View All Result
Mitra TaniKu
No Result
View All Result
Home National

Hadir di JIExpo Kemayoran, PT Qudo Buana Nawakara Pamerkan Inovasi MediaHub, Multipool, dan Silancar

salma hn by salma hn
12 Agustus 2026
in National
0
Hadir di JIExpo Kemayoran, PT Qudo Buana Nawakara Pamerkan Inovasi MediaHub, Multipool, dan Silancar
0
SHARES
5
VIEWS

JAKARTA — PT Qudo Buana Nawakara mengikuti rangkaian Seminar Indonesia Technology and Innovation (INTI 2026) yang berlangsung di Jakarta International Expo (JIExpo), Kemayoran, Jakarta, pada 11–13 Agustus 2026. Dalam forum yang mempertemukan pelaku industri, pemerintah, akademisi, dan penyedia solusi teknologi ini, PT Qudo Buana Nawakara menegaskan posisinya sebagai pengembang sistem berbasis teknologi informasi dan kecerdasan buatan (AI) yang mendorong Indonesia keluar dari posisi sekadar konsumen teknologi global.

Seminar INTI 2026 menyoroti pergeseran fundamental dalam peradaban manusia, di mana kecerdasan tidak lagi eksklusif dimiliki manusia, melainkan turut dimiliki oleh sistem Artificial Intelligence. Isu kedaulatan digital menjadi benang merah utama yang mengemuka sepanjang sesi diskusi, seiring dominasi platform teknologi global di berbagai sektor kehidupan masyarakat Indonesia.

RELATED POSTS

#ReserseBekerja: Tim URC Bareskrim Polri Baca Situasi TKP dalam Hitungan Menit

#ReserseBekerja Lintas Wilayah: URC Bareskrim Tangkap Pasutri Pelaku Pembunuhan Salon

Kedaulatan Digital Jadi Sorotan Utama Seminar INTI 2026

Dr. Sony Hendra Sudarana menekankan bahwa Indonesia harus memiliki alternatif teknologi nasional untuk menghindari apa yang ia sebut sebagai “kolonialisme digital”, yakni kondisi di mana nilai ekonomi dari aktivitas digital masyarakat justru diekstraksi ke luar negeri. Ia menegaskan, pengembangan model AI buatan dalam negeri perlu mencakup kemampuan memahami konteks lokal, sekaligus bekerja lebih cepat dan efisien dibandingkan solusi teknologi global yang selama ini mendominasi pasar Indonesia.

Persoalan kedaulatan digital ini turut relevan dengan kondisi adopsi teknologi AI di kalangan pekerja dan instansi Indonesia saat ini. Mayoritas pekerja dan instansi di Tanah Air masih berada pada tahap transisi produktivitas antara level satu, yakni belum memakai AI sama sekali, dan level dua, yakni baru menggunakan AI versi gratis tanpa optimalisasi lanjutan. PT Qudo Buana Nawakara memposisikan diri berperan strategis mengakselerasi pengguna menuju level empat, yaitu penggunaan sistem AI spesifik yang mampu meningkatkan produktivitas secara masif tanpa ketergantungan pada lisensi teknologi luar negeri yang menguras devisa nasional.

Di sektor pertahanan dan ketahanan nasional, Prof. Arwin Datumaya Wahyudi Sumari mengungkapkan bahwa sistem keamanan konvensional tidak lagi memadai untuk menghadapi tantangan zaman. Indonesia, menurutnya, memerlukan ekosistem keamanan berbasis sistem cerdas yang mengusung konsep Cognitive AI dan Knowledge Growing System (KGS), yaitu arah pengembangan teknologi di mana mesin tidak sekadar mendeteksi pola data, melainkan membangun pengetahuan secara mandiri dan berkelanjutan.

PT Qudo Buana Nawakara Dorong Ekosistem AI Nasional yang Mandiri

PT Qudo Buana Nawakara menyatakan komitmennya memastikan setiap proses integrasi AI yang dikembangkan tetap memperhatikan aspek keamanan data nasional, agar informasi strategis masyarakat maupun instansi tidak bocor ke pihak asing. Perusahaan ini menekankan bahwa aspek kepercayaan (trust) dan kepatuhan terhadap regulasi pelindungan data menjadi syarat mutlak dalam setiap transformasi digital yang dijalankan.

PT Qudo Buana Nawakara menilai, kesinambungan antara visi pemerintah dalam peta jalan pengembangan AI nasional periode 2026–2029 dengan keahlian teknis yang dimiliki perusahaan menjadi kunci utama mewujudkan visi Indonesia Emas 2045 yang berdaulat secara teknologi. Perusahaan ini menempatkan diri sebagai mitra strategis pemerintah dalam membangun ekosistem AI nasional yang tidak bergantung pada teknologi maupun lisensi asing.

Partisipasi PT Qudo Buana Nawakara dalam INTI 2026 sejalan dengan skala penyelenggaraan acara tersebut. INTI 2026 menghadirkan 15 sektor teknologi strategis yang membentuk rantai ekosistem digital dari hulu hingga hilir, dengan dukungan Kamar Dagang dan Industri (KADIN) Indonesia sebagai Official Institutional Partner. Ajang ini diikuti peserta pameran dari 20 negara yang menampilkan berbagai inovasi di bidang kecerdasan buatan, keamanan siber, dan teknologi mutakhir lainnya.

MediaHub, Multipool, dan Silancar: Solusi Nyata Ekosistem Digital PT Qudo Buana Nawakara

Sebagai wujud nyata kontribusi teknologi dalam mendukung ekosistem digital dan kemajuan AI nasional, PT Qudo Buana Nawakara menghadirkan sejumlah solusi dan produk unggulan yang terintegrasi dengan AI serta menjamin keamanan data. Perusahaan memperkenalkan MediaHub yang hadir sebagai layanan agregator resmi penyedia konten foto, audiovisual, dan audio bagi masyarakat luas maupun kalangan jurnalis guna memenuhi kebutuhan informasi dan pemberitaan secara cepat dan terverifikasi.

Selain itu, perusahaan juga menghadirkan Multipool sebagai platform berbasis web yang memanfaatkan teknologi otomasi dan kecerdasan buatan untuk mengumpulkan, menganalisis, serta menyajikan data secara komprehensif dari media sosial dan berbagai platform daring guna membantu pengguna memahami dinamika percakapan publik secara real-time. Tidak ketinggalan, terdapat pula Silancar atau Sistem Interaksi Lalu Lintas Aman, Nyaman, Cepat, Adaptif dan Responsive, yang dikembangkan khusus untuk mendukung petugas command center dan aparat kepolisian di lapangan dalam pemantauan kendaraan secara real-time, pelacakan lokasi berbasis peta digital, serta identifikasi perilaku mengemudi berisiko demi meningkatkan keselamatan pengguna jalan raya.

Ketiga produk tersebut menunjukkan bagaimana PT Qudo Buana Nawakara menerjemahkan gagasan besar mengenai kedaulatan digital menjadi solusi teknologi yang aplikatif dan relevan dengan kebutuhan masyarakat maupun institusi di Indonesia. Melalui partisipasinya dalam INTI 2026, PT Qudo Buana Nawakara memperkuat posisinya bukan hanya sebagai penyedia layanan teknologi, tetapi juga sebagai bagian dari upaya kolektif membangun ekosistem AI nasional yang mandiri, aman, dan resilien menuju Indonesia Emas 2045.

Continue Reading
Tags: aplikasi MediaHub Multipool Silancarekosistem AI nasionalkedaulatan digital IndonesiaPT Qudo Buana Nawakara INTI 2026seminar teknologi JIExpo Kemayoran
ShareTweetSendShare
salma hn

salma hn

Related Posts

#ReserseBekerja: Tim URC Bareskrim Polri Baca Situasi TKP dalam Hitungan Menit

#ReserseBekerja: Tim URC Bareskrim Polri Baca Situasi TKP dalam Hitungan Menit

by salma hn
10 September 2026
0

JAKARTA — Dinamika di lapangan sering kali tidak memberikan ruang waktu yang panjang bagi personel kepolisian untuk mengambil keputusan. Situasi...

Putusan MK Nomor 21/PUU-XII/2014: Tonggak Penting Perlindungan Hukum dalam Proses Penyidikan

#ReserseBekerja Lintas Wilayah: URC Bareskrim Tangkap Pasutri Pelaku Pembunuhan Salon

by salma hn
8 September 2026
0

JAKARTA — Kecepatan merespons laporan masyarakat menjadi titik krusial penegakan hukum pidana. Saat tindak kejahatan terjadi, Tim Unit Reaksi Cepat...

Tindakan Tegas Terukur #ReserseBekerja Dua Pelaku Pembunuhan Pemilik Salon Meringkuk

Tindakan Tegas Terukur #ReserseBekerja Dua Pelaku Pembunuhan Pemilik Salon Meringkuk

by salma hn
8 September 2026
0

JAKARTA — Bareskrim Polri terus memperkuat fungsi reserse dalam mengungkap tindak pidana melalui penyelidikan terukur dan respons cepat di lapangan....

Putusan MK Nomor 21/PUU-XII/2014: Tonggak Penting Perlindungan Hukum dalam Proses Penyidikan

#ReserseBekerja Paradigma Modern URC Satreskrim Berorientasi Bukti Sah

by salma hn
7 September 2026
0

JAKARTA — Faktor waktu menjadi elemen yang sangat krusial dalam penanganan perkara tindak pidana oleh Kepolisian Negara Republik Indonesia. Masyarakat...

Kebijakan Moratorium Bareskrim: Lindungi Hak Masyarakat Adat dan Sipil

Kebijakan Moratorium Bareskrim: Lindungi Hak Masyarakat Adat dan Sipil

by salma hn
7 September 2026
0

JAKARTA — Bareskrim Polri resmi memberlakukan moratorium atau penangguhan sementara dalam penanganan perkara tindak pidana yang berkaitan dengan konflik agraria...

Next Post

Dorong Kesahteraan Masyarakat Adat Mimika, Pemerintah Pusat Berikan Bantuan Ternak Babi Kepada Timotius Samin (Kepala Suku Besar Kamoro)

Dorong Kesahteraan Masyarakat Adat Mimika, Pemerintah Pusat Berikan Bantuan Ternak Babi Kepada Timotius Samin (Kepala Suku Besar Kamoro)

0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Login
Notify of
guest

guest

0 Comments
Oldest
Newest Most Voted
Inline Feedbacks
View all comments

Paling Terpopuler

  • Professor Ngabalin, bersama Vice Presiden Busan University of Foreign Studies (BUFS) Korea Selatan Prof. Kwon, Sun-Hee, Ph . D

    Prof. Dr. Ali Mochtar Ngabalin: Indonesia Harus Hadir di Dunia sebagai Teladan Transformasi Sosial

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Petani Kabupaten HSU Berharap Harga Pupuk Turun

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Kementan Genjot Potensi Lahan Sawah Tadah Hujan Di Blora

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Kapolri: Layani dan Lindungi, Serta Perhatikan Rasa Keadilan Masyarakat

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Rencana Impor 22.500 Ton Beras dari Kamboja: Upaya Pemerintah untuk Menjaga Ketersediaan Stok Beras

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Feed Twitter Infomitratani

© Copyright Infomitratani Team All Rights Reserved

No Result
View All Result
  • Homepages
    • Homepage Layout 1
    • Homepage Layout 2
  • National

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Create New Account!

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
wpDiscuz