Rabu, September 16, 2026
Mitra TaniKu
  • Login
  • Info Kementan
  • Mitra Tani
  • Pasar Tani
  • Gapoktan Tani
  • Farming
No Result
View All Result
  • Info Kementan
  • Mitra Tani
  • Pasar Tani
  • Gapoktan Tani
  • Farming
No Result
View All Result
Mitra TaniKu
No Result
View All Result
Home National

Cegah Serangan Meluas, Petani Seluma Perang Melawan WBC

admin infomitratani by admin infomitratani
29 Maret 2021
in National
0
Cegah Serangan Meluas, Petani Seluma Perang Melawan WBC
0
SHARES
20
VIEWS

RELATED POSTS

#ReserseBekerja: Tim URC Bareskrim Polri Baca Situasi TKP dalam Hitungan Menit

#ReserseBekerja Lintas Wilayah: URC Bareskrim Tangkap Pasutri Pelaku Pembunuhan Salon

TABLOIDSINARTANI.COM, Seluma— Hama dan penyakit tanaman menjadi tamu yang kerap datang saat musim tanam padi tiba. Sayangnya tamu itu justru merugikan petani, karena bisa menggangu produksi tanaman.

Salah satu hama yang sering datang adalah Wereng Batang Cokelat (WBC). Guna mencegah kerugian gagal panen, Gerakan Pengendalian (Gerdal) secara massal organisme pengganggu tanaman (OPT) WBC, dilaksanakan Dinas Pertanian Seluma pada 25 Maret 2021 di Desa Bakal Dalam, Kecamatan Talo Kecil, Kabupaten Seluma, Bengkulu.

Kegiatan itu diikuti empat Kelompok Tani dan dihadiri langsung Plt. Kepala Dinas Pertanian Seluma, Arian Sosial, SP, M.Si, Koord. POPT. Rasyid, SP, Petugas POPT Budiman. SP, Kasie Perlintan Dinas Pertanian Seluma Dedi Kurdiyanto, M.Si dan Penyuluh Pertanian Lapangan (PPL) Balai Penyuluhan Pertanian (BPP) Kostratani Kecamatan Talo.

Pada kesempatan itu Plt. Kepala Dinas Pertanian Seluma Arian Sosial, SP, M.Si mengatakan, gerdal WBC untuk menekan meluasnya serangan hama, khususnya di Kecamatan Talo Kecil ini. Untuk itu, ia meminta petani harus betul–betul paham mengenai penggunaan pestisida berdasarkan prinsip 5 T yaitu tepat sasaran, tepat jenis, tepat waktu, tepat dosis, dan tepat cara aplikasi.

“Aplikasi penyemprotan insektisida harus secara serentak agar tidak terjadi perpindahan populasi WBC dari satu tempat ke tempat yang lain,” ujarnya.

Dalam beberapa kesempatan Arian juga mengingatkan, semua jajaran Dinas Pertanian Seluma untuk terus mengawal dan menuntaskan masalah-masalah pertanian seperti hama dan serangan penyakit. Hal ini dilakukan guna menjaga dan mengamankan produksi pangan khususnya di Kabupaten Seluma. “Saya mengingat seluruh jajarannya bergerak cepat dalam merespon adanya laporan serangan hama,” katanya.

Sementara itu Petugas Pengendali Organisme Pengganggu Tumbuhan (POPT) Kecamatan Ulu Talo, Talo dan Talo Kecil, Budiman , SP mengatakan, lahan yang menjadi lokasi gerdal WBC merupakan hamparan tanaman padi di lahan seluas 75 ha tersebut sudah berumur 60-80 hari setelah tanam (HST).

Sebelum melaksanakan kegiatan Gerdal ini, Petugas POPT Budiman. SP menyampaikan, arahan, melatih dan mensosialisasikan aplikasi penggunaan pestisida secara bijaksana kepada petani. Ia berharap dengan terlebih dahulu memberikan informasi ke petani agar gerdal WBC memperoleh hasil optimal. “Karena itu kita lakukan dengan cara aplikasi secara serentak dan melibatkan banyak orang,” katanya.

Budiman menyampaikan, penyemprotan secara bersamaan ini dilakukan untuk mencegah migrasinya hama WBC dari satu lokasi ke lokasi lain. Sebab, WBC merupakan hama yang menjadi momok bagi petani terutama komoditas padi.

Menurutnya, kegiatan budidaya padi intensif memicu berbagai serangan hama dan penyakit, terutama WBC. Hama tersebut juga menyebabkan serangan virus kerdil kumput maupun virus kerdil hampa dan berpotensi mengancam penurunan produksi padi.

—

Sahabat Setia SINAR TANI bisa berlangganan Tabloid SINAR TANI dengan KLIK:  LANGGANAN TABLOID SINAR TANI. Atau versi elektronik (e-paper Tabloid Sinar Tani) dengan klik: myedisi.com/sinartani/

Continue Reading
Tags: Pangan
ShareTweetSendShare
admin infomitratani

admin infomitratani

Related Posts

#ReserseBekerja: Tim URC Bareskrim Polri Baca Situasi TKP dalam Hitungan Menit

#ReserseBekerja: Tim URC Bareskrim Polri Baca Situasi TKP dalam Hitungan Menit

by salma hn
10 September 2026
0

JAKARTA — Dinamika di lapangan sering kali tidak memberikan ruang waktu yang panjang bagi personel kepolisian untuk mengambil keputusan. Situasi...

Putusan MK Nomor 21/PUU-XII/2014: Tonggak Penting Perlindungan Hukum dalam Proses Penyidikan

#ReserseBekerja Lintas Wilayah: URC Bareskrim Tangkap Pasutri Pelaku Pembunuhan Salon

by salma hn
8 September 2026
0

JAKARTA — Kecepatan merespons laporan masyarakat menjadi titik krusial penegakan hukum pidana. Saat tindak kejahatan terjadi, Tim Unit Reaksi Cepat...

Tindakan Tegas Terukur #ReserseBekerja Dua Pelaku Pembunuhan Pemilik Salon Meringkuk

Tindakan Tegas Terukur #ReserseBekerja Dua Pelaku Pembunuhan Pemilik Salon Meringkuk

by salma hn
8 September 2026
0

JAKARTA — Bareskrim Polri terus memperkuat fungsi reserse dalam mengungkap tindak pidana melalui penyelidikan terukur dan respons cepat di lapangan....

Putusan MK Nomor 21/PUU-XII/2014: Tonggak Penting Perlindungan Hukum dalam Proses Penyidikan

#ReserseBekerja Paradigma Modern URC Satreskrim Berorientasi Bukti Sah

by salma hn
7 September 2026
0

JAKARTA — Faktor waktu menjadi elemen yang sangat krusial dalam penanganan perkara tindak pidana oleh Kepolisian Negara Republik Indonesia. Masyarakat...

Kebijakan Moratorium Bareskrim: Lindungi Hak Masyarakat Adat dan Sipil

Kebijakan Moratorium Bareskrim: Lindungi Hak Masyarakat Adat dan Sipil

by salma hn
7 September 2026
0

JAKARTA — Bareskrim Polri resmi memberlakukan moratorium atau penangguhan sementara dalam penanganan perkara tindak pidana yang berkaitan dengan konflik agraria...

Next Post
Petani Cabai Daerah Sentra Sepakat Turut Amankan Pasokan Cabai Jelang HBKN

Petani Cabai Daerah Sentra Sepakat Turut Amankan Pasokan Cabai Jelang HBKN

Inovasi Balitbangtan Tingkatkan Daya Saing Lada Lampung

Inovasi Balitbangtan Tingkatkan Daya Saing Lada Lampung

0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Login
Notify of
guest

guest

0 Comments
Oldest
Newest Most Voted
Inline Feedbacks
View all comments

Paling Terpopuler

  • Professor Ngabalin, bersama Vice Presiden Busan University of Foreign Studies (BUFS) Korea Selatan Prof. Kwon, Sun-Hee, Ph . D

    Prof. Dr. Ali Mochtar Ngabalin: Indonesia Harus Hadir di Dunia sebagai Teladan Transformasi Sosial

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Petani Kabupaten HSU Berharap Harga Pupuk Turun

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Kementan Genjot Potensi Lahan Sawah Tadah Hujan Di Blora

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Kapolri: Layani dan Lindungi, Serta Perhatikan Rasa Keadilan Masyarakat

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Rencana Impor 22.500 Ton Beras dari Kamboja: Upaya Pemerintah untuk Menjaga Ketersediaan Stok Beras

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Feed Twitter Infomitratani

© Copyright Infomitratani Team All Rights Reserved

No Result
View All Result
  • Homepages
    • Homepage Layout 1
    • Homepage Layout 2
  • National

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Create New Account!

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
wpDiscuz