Rabu, September 16, 2026
Mitra TaniKu
  • Login
  • Info Kementan
  • Mitra Tani
  • Pasar Tani
  • Gapoktan Tani
  • Farming
No Result
View All Result
  • Info Kementan
  • Mitra Tani
  • Pasar Tani
  • Gapoktan Tani
  • Farming
No Result
View All Result
Mitra TaniKu
No Result
View All Result
Home National

Transformasi Budaya Tertib Lalu Lintas: Saat Pengendara Menjadi Agen Perubahan

salma hn by salma hn
6 Mei 2026
in National
0
Dari Pengendara Menjadi Pelopor: Peran Komunitas dalam Keselamatan Jalan

Dari Pengendara Menjadi Pelopor: Peran Komunitas dalam Keselamatan Jalan

0
SHARES
12
VIEWS

JAKARTA — Ada satu perubahan penting yang perlahan mengubah wajah lalu lintas di Indonesia. Jika sebelumnya keselamatan di jalan dipandang sebagai tanggung jawab penuh aparat kepolisian, kini peran tersebut mulai bergeser. Masyarakat, terutama dari kelompok dan komunitas pengguna jalan, ikut mengambil bagian sebagai aktor aktif.

Kepala Korps Lalu Lintas (Kakorlantas) Polri, Irjen Pol. Drs. Agus Suryonugroho, S.H., M.Hum., sejak awal menegaskan bahwa pendekatan keselamatan tidak bisa lagi berjalan satu arah. Ia terus mendorong keterlibatan publik sebagai bagian dari strategi besar untuk menekan angka kecelakaan.

RELATED POSTS

#ReserseBekerja: Tim URC Bareskrim Polri Baca Situasi TKP dalam Hitungan Menit

#ReserseBekerja Lintas Wilayah: URC Bareskrim Tangkap Pasutri Pelaku Pembunuhan Salon

“Keselamatan di jalan tidak bisa dijaga sendiri oleh Polantas. Harus menjadi gerakan bersama yang melibatkan seluruh elemen masyarakat,” tegas Irjen Agus dalam berbagai kesempatan.

Pendekatan berbasis data yang presisi serta pelayanan humanis menjadi fondasi Polantas. Namun dalam praktiknya, strategi ini menjalar lebih jauh ke ruang sosial melalui pemberdayaan komunitas.

Komunitas Motor dan Ojek Online sebagai Agen Perubahan

Komunitas pengguna jalan saat ini tidak lagi sekadar menjadi objek penertiban, melainkan bagian dari solusi. Komunitas motor hingga ojek online memainkan peran penting dalam membangun budaya tertib berlalu lintas.

Di Kediri Kota, misalnya, Satlantas Polres Kediri Kota secara aktif menggelar edukasi safety riding kepada komunitas Kingshter. Kegiatan ini bukan sekadar sosialisasi satu arah, melainkan membangun kesadaran kolektif bahwa keselamatan merupakan tanggung jawab bersama. Anggota komunitas diajak memahami risiko di jalan sekaligus menjadi contoh teladan bagi pengendara lain.

Pendekatan serupa juga digencarkan di Bengkulu. Satlantas Polres Bengkulu menginisiasi berbagai program berbasis masyarakat yang menyasar komunitas lokal melalui pendekatan yang komunikatif dan partisipatif.

Edukasi Efektif Melalui Pendekatan Emosional

Pesan yang disampaikan oleh sesama anggota komunitas cenderung lebih mudah diterima daripada imbauan formal semata. Hal inilah yang dimanfaatkan oleh Korlantas melalui program seperti Polantas Menyapa. Melalui “sentuhan lembut”, petugas membangun trust (kepercayaan) dan membentuk figur duta keselamatan di berbagai daerah.

Denyut perubahan ini menciptakan efek domino (domino effect). Komunitas yang telah mendapatkan edukasi mulai menerapkan disiplin berkendara dan menggunakan perlengkapan keselamatan standar. Secara tidak langsung, kebiasaan ini menular ke lingkungan sosial di sekitarnya.

Apa yang terjadi saat ini menunjukkan bahwa keselamatan lalu lintas sedang memasuki fase co-creation. Polantas dan masyarakat tidak berjalan sendiri-sendiri, melainkan bekerja bersama menciptakan sistem yang aman.

Pergeseran ini sangat penting, dari yang sebelumnya kepatuhan dipaksakan menjadi kesadaran yang tumbuh dari kebutuhan. Pada akhirnya, jalan yang aman adalah cerminan dari masyarakat yang saling menjaga.

Tags: Gerakan Bersama Korlantas PolriKeselamatan lalu lintasPolantas MenyapaPolri Presisi
ShareTweetSendShare
salma hn

salma hn

Related Posts

#ReserseBekerja: Tim URC Bareskrim Polri Baca Situasi TKP dalam Hitungan Menit

#ReserseBekerja: Tim URC Bareskrim Polri Baca Situasi TKP dalam Hitungan Menit

by salma hn
10 September 2026
0

JAKARTA — Dinamika di lapangan sering kali tidak memberikan ruang waktu yang panjang bagi personel kepolisian untuk mengambil keputusan. Situasi...

Putusan MK Nomor 21/PUU-XII/2014: Tonggak Penting Perlindungan Hukum dalam Proses Penyidikan

#ReserseBekerja Lintas Wilayah: URC Bareskrim Tangkap Pasutri Pelaku Pembunuhan Salon

by salma hn
8 September 2026
0

JAKARTA — Kecepatan merespons laporan masyarakat menjadi titik krusial penegakan hukum pidana. Saat tindak kejahatan terjadi, Tim Unit Reaksi Cepat...

Tindakan Tegas Terukur #ReserseBekerja Dua Pelaku Pembunuhan Pemilik Salon Meringkuk

Tindakan Tegas Terukur #ReserseBekerja Dua Pelaku Pembunuhan Pemilik Salon Meringkuk

by salma hn
8 September 2026
0

JAKARTA — Bareskrim Polri terus memperkuat fungsi reserse dalam mengungkap tindak pidana melalui penyelidikan terukur dan respons cepat di lapangan....

Putusan MK Nomor 21/PUU-XII/2014: Tonggak Penting Perlindungan Hukum dalam Proses Penyidikan

#ReserseBekerja Paradigma Modern URC Satreskrim Berorientasi Bukti Sah

by salma hn
7 September 2026
0

JAKARTA — Faktor waktu menjadi elemen yang sangat krusial dalam penanganan perkara tindak pidana oleh Kepolisian Negara Republik Indonesia. Masyarakat...

Kebijakan Moratorium Bareskrim: Lindungi Hak Masyarakat Adat dan Sipil

Kebijakan Moratorium Bareskrim: Lindungi Hak Masyarakat Adat dan Sipil

by salma hn
7 September 2026
0

JAKARTA — Bareskrim Polri resmi memberlakukan moratorium atau penangguhan sementara dalam penanganan perkara tindak pidana yang berkaitan dengan konflik agraria...

Next Post
Dari Aturan Menjadi Kebutuhan, Kakorlantas Ajak Generasi Muda Peduli Risiko di Jalan

Dari Aturan Menjadi Kebutuhan, Kakorlantas Ajak Generasi Muda Peduli Risiko di Jalan

Kakorlantas Ajak Pengemudi Ojol Jadi Pelopor Keselamatan Lalu Lintas di Bogor

Kakorlantas Ajak Pengemudi Ojol Jadi Pelopor Keselamatan Lalu Lintas di Bogor

0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Login
Notify of
guest

guest

0 Comments
Oldest
Newest Most Voted
Inline Feedbacks
View all comments

Paling Terpopuler

  • Professor Ngabalin, bersama Vice Presiden Busan University of Foreign Studies (BUFS) Korea Selatan Prof. Kwon, Sun-Hee, Ph . D

    Prof. Dr. Ali Mochtar Ngabalin: Indonesia Harus Hadir di Dunia sebagai Teladan Transformasi Sosial

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Petani Kabupaten HSU Berharap Harga Pupuk Turun

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Kementan Genjot Potensi Lahan Sawah Tadah Hujan Di Blora

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Kapolri: Layani dan Lindungi, Serta Perhatikan Rasa Keadilan Masyarakat

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Rencana Impor 22.500 Ton Beras dari Kamboja: Upaya Pemerintah untuk Menjaga Ketersediaan Stok Beras

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Feed Twitter Infomitratani

© Copyright Infomitratani Team All Rights Reserved

No Result
View All Result
  • Homepages
    • Homepage Layout 1
    • Homepage Layout 2
  • National

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Create New Account!

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
wpDiscuz