Kamis, September 17, 2026
Mitra TaniKu
  • Login
  • Info Kementan
  • Mitra Tani
  • Pasar Tani
  • Gapoktan Tani
  • Farming
No Result
View All Result
  • Info Kementan
  • Mitra Tani
  • Pasar Tani
  • Gapoktan Tani
  • Farming
No Result
View All Result
Mitra TaniKu
No Result
View All Result
Home National

Komisi III DPR Apresiasi Kapolri Tindak Polisi Pelanggar: Bukti Tak Antikritik

admin infomitratani by admin infomitratani
23 Oktober 2021
in National
0
Komisi III DPR Apresiasi Kapolri Tindak Polisi Pelanggar: Bukti Tak Antikritik
0
SHARES
7
VIEWS

RELATED POSTS

#ReserseBekerja: Tim URC Bareskrim Polri Baca Situasi TKP dalam Hitungan Menit

#ReserseBekerja Lintas Wilayah: URC Bareskrim Tangkap Pasutri Pelaku Pembunuhan Salon

Jakarta -Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo meminta para kapolda, kapolres hingga kapolsek untuk tidak ragu memecat hingga memproses pidana anggota yang melanggar hukum. Komisi III DPR mendukung langkah Kapolri ini.

Anggota Komisi III DPR RI Didik Mukrianto mendukung langkah Jenderal Sigit menindak tegas oknum polisi yang melakukan tindakan represif dan sewenang-wenang terhadap rakyat. Menurutnya, langkah yang diambil Kapolri itu sebagai upaya memastikan tidak ada abuse of power dari personel Polri.”Selain itu untuk jajaran polisi di bawahnya, mereka perlu juga evaluasi kinerja, jangan setiap hari Kapolri yang pasang badan,” sambungnya.

Anggota Fraksi Partai NasDem DPR RI ini menilai Kapolri tidak akan tinggal diam ketika ada anggota Polri melakukan pelanggaran apalagi melakukan kekerasan. Menurutnya, arahan Jenderal Sigit yang tegas dan keras itu menunjukkan komitmen kepolisian dalam menindak oknum aparat dengan tidak main-main.

“Arahan yang disampaikan Pak Kapolri kemarin menunjukkan bahwa beliau benar-benar serius dalam menanggapi berbagai pelanggaran aturan yang dilakukan oleh oknum polisi di bawahnya. Beliau tegas, cepat, dan tidak main-main dalam memastikan polisi bertugas sesuai koridor,” katanya.

“Saya mendukung langkah-langkah taktis dan strategis Kapolri yang terus update, adaptif, dan responsif terhadap perkembangan khususnya perilaku anggota Polri dalam menjalankan tugas dan tanggung jawab kepada masyarakat,” ujar Didik.

Didik menyebut, di negara hukum demokrasi seperti Indonesia ruang digital cukup terbuka sehingga semua peristiwa tidak akan luput dari pengawasan publik, tidak terkecuali perilaku aparat kepolisian. Jika ada oknum yang melakukan pelanggaran akan membuat buruk citra Polri.

“Untuk itu jika Kapolri tidak punya kepekaan untuk segera melakukan perbaikan dan mitigasi terhadap perilaku para anggotanya yang merugikan masyarakat, maka bukan saja kepercayaan publik akan terus menurun, namun transformasi kultural Polri tidak akan pernah terwujud,” jelas politisi dari Fraksi Partai Demokrat ini.

Dia berharap Kapolri terus membangun dan mewujudkan civilian police management dengan harapan terwujudnya polisi yang humanis dan menjunjung tinggi demokrasi dan HAM.

Didik berharap kasus penyimpangan perilaku personel Polri yang sewenang-wenang tidak terulang. Karena itu, menurutnya ada beberapa langkah yang harus dilakukan Polri. Pertama yakni pengawasan intensif dan berkesinambungan disertai penindakan yang terukur kepada setiap anggota agar tidak ada ruang untuk berniat menyimpang atau abuse of power. Kedua, melakukan pembinaan mental, moral dan penugasan serta jabatan yang transparan, profesional dan terukur.

“Ketiga perlu diberlakukan reward and punishment, sebagai bentuk ideal dari upaya pengawasan dan pembinaan kepada anggota. Kendati demikian, sebelumnya Polri sudah melakukan penegakan hukum secara tegas dan keras terhadap anggota kepolisan yang melakukan pelanggaran dalam kasus kekerasan yang berlebih terhadap masyarakat,” jelasnya.

Hal yang sama disampaikan Wakil Ketua Komisi III DPR RI Ahmad Sahroni. Dia mengapresiasi Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo memberi arahan kepada kapolda dan kapolres untuk tegas terhadap personel yang melanggar aturan.

“Begitu ada masalah yang meresahkan masyarakat, Kapolri langsung mengeluarkan instruksi tegasnya, dan ini membantah semua tuduhan yang menyebut bahwa kepolisian kita anti kritik karena kenyataannya Pak Kapolri mendengar dan langsung melakukan aksi tegas,” ujar Sahroni.

(hri/fjp)

Continue Reading
ShareTweetSendShare
admin infomitratani

admin infomitratani

Related Posts

#ReserseBekerja: Tim URC Bareskrim Polri Baca Situasi TKP dalam Hitungan Menit

#ReserseBekerja: Tim URC Bareskrim Polri Baca Situasi TKP dalam Hitungan Menit

by salma hn
10 September 2026
0

JAKARTA — Dinamika di lapangan sering kali tidak memberikan ruang waktu yang panjang bagi personel kepolisian untuk mengambil keputusan. Situasi...

Putusan MK Nomor 21/PUU-XII/2014: Tonggak Penting Perlindungan Hukum dalam Proses Penyidikan

#ReserseBekerja Lintas Wilayah: URC Bareskrim Tangkap Pasutri Pelaku Pembunuhan Salon

by salma hn
8 September 2026
0

JAKARTA — Kecepatan merespons laporan masyarakat menjadi titik krusial penegakan hukum pidana. Saat tindak kejahatan terjadi, Tim Unit Reaksi Cepat...

Tindakan Tegas Terukur #ReserseBekerja Dua Pelaku Pembunuhan Pemilik Salon Meringkuk

Tindakan Tegas Terukur #ReserseBekerja Dua Pelaku Pembunuhan Pemilik Salon Meringkuk

by salma hn
8 September 2026
0

JAKARTA — Bareskrim Polri terus memperkuat fungsi reserse dalam mengungkap tindak pidana melalui penyelidikan terukur dan respons cepat di lapangan....

Putusan MK Nomor 21/PUU-XII/2014: Tonggak Penting Perlindungan Hukum dalam Proses Penyidikan

#ReserseBekerja Paradigma Modern URC Satreskrim Berorientasi Bukti Sah

by salma hn
7 September 2026
0

JAKARTA — Faktor waktu menjadi elemen yang sangat krusial dalam penanganan perkara tindak pidana oleh Kepolisian Negara Republik Indonesia. Masyarakat...

Kebijakan Moratorium Bareskrim: Lindungi Hak Masyarakat Adat dan Sipil

Kebijakan Moratorium Bareskrim: Lindungi Hak Masyarakat Adat dan Sipil

by salma hn
7 September 2026
0

JAKARTA — Bareskrim Polri resmi memberlakukan moratorium atau penangguhan sementara dalam penanganan perkara tindak pidana yang berkaitan dengan konflik agraria...

Next Post
Seluruh Wilayah di Babel Sudah Capai 50 Persen Vaksinasi Tahap Pertama, Kapolda: Targetnya 70 Persen

Seluruh Wilayah di Babel Sudah Capai 50 Persen Vaksinasi Tahap Pertama, Kapolda: Targetnya 70 Persen

Kapolres Sukabumi Kota: Jangan Euforia Karena Level-2, Tetap Patuhi Prokes

Kapolres Sukabumi Kota: Jangan Euforia Karena Level-2, Tetap Patuhi Prokes

0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Login
Notify of
guest

guest

0 Comments
Oldest
Newest Most Voted
Inline Feedbacks
View all comments

Paling Terpopuler

  • Professor Ngabalin, bersama Vice Presiden Busan University of Foreign Studies (BUFS) Korea Selatan Prof. Kwon, Sun-Hee, Ph . D

    Prof. Dr. Ali Mochtar Ngabalin: Indonesia Harus Hadir di Dunia sebagai Teladan Transformasi Sosial

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Petani Kabupaten HSU Berharap Harga Pupuk Turun

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Kementan Genjot Potensi Lahan Sawah Tadah Hujan Di Blora

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Kapolri: Layani dan Lindungi, Serta Perhatikan Rasa Keadilan Masyarakat

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Rencana Impor 22.500 Ton Beras dari Kamboja: Upaya Pemerintah untuk Menjaga Ketersediaan Stok Beras

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Feed Twitter Infomitratani

© Copyright Infomitratani Team All Rights Reserved

No Result
View All Result
  • Homepages
    • Homepage Layout 1
    • Homepage Layout 2
  • National

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Create New Account!

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
wpDiscuz